Selasa, 13 November 2018

Cegah Banjir, Anies Baswedan Tambah Pompa di Kali Sentiong

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas tengah memeriksa mesin pompa berkapasitas 2 ribu liter per detik di Gedung Pompa Kelapa Gading,  Jakarta Utara, Selasa, 12 Desember 2017. TEMPO/Alfan Hilmi.

    Seorang petugas tengah memeriksa mesin pompa berkapasitas 2 ribu liter per detik di Gedung Pompa Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa, 12 Desember 2017. TEMPO/Alfan Hilmi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal membangun pompa tambahan di rumah pompa Kali Sentiong, Jalan Danau Sunter Barat, Sunter Agung, Jakarta Utara. Tujuannya untuk mempercepat aliran air sehingga mencegah banjir di kawasan tersebut.

    Baca: Kata Anies Baswedan Soal Program Antisipasi Banjir Jalan Tanpa Normalisasi

    "Mempercepat pengaliran air di sesudah Sunter," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Hotel Redtop, Jakarta Pusat, Jumat, 9 November 2018. "Sehingga aliran air itu kalau lihat di peta akan ke barat dan timur," lanjut dia.

    Rencana ini dibahas saat rapat antara Pemerintah DKI dengan Direktorat Sungai dan Pantai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kemarin. Anies Baswedan menargetkan pengerjaan pompa tambahan berjalan akhir tahun ini.

    Menurut Anies Baswedan, pengelolaan saluran air juga diperlukan guna mengantisipasi banjir. Anies menjanjikan Pemerintah DKI bakal membersihkan saluran air bila diperlukan.

    Anies Baswedan meminta warga Jakarta ikut melaporkan lokasi saluran air yang kotor. "Beritahu dan kami akan perintahkan untuk segera dibersihkan," ujar dia.

    Sebelumnya, Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta telah melaksanakan pelbagai program antisipasi banjir mulai dari hulu, tengah, hingga hilir. Salah satunya dengan mengeruk Kali Ciliwung di daerah Kampung Melayu, Jakarta Timur, dan Bukit Duri, Jakarta Selatan.

    Baca: Jokowi Minta MRT Sampai Ancol, Anies Baswedan: Itu Usulan Kami

    Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan mengatakan program antisipasi banjir adalah menyiagakan pompa. Dinas memiliki 436 pompa stasioner yang tersebar di 153 lokasi dan 102 pompa mobile. Kondisi pompa itu ialah 92 persen dalam keadaan baik, enam persen dalam perbaikan, dan dua persen perlu diganti.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?