Jumat, 16 November 2018

Jokowi Minta MRT Sampai Ancol, Anies Baswedan: Itu Usulan Kami

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi, bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau Depo Lebak Bulus MRT Jakarta, 6 November 2018. Tempo / Friski Riana

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi, bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau Depo Lebak Bulus MRT Jakarta, 6 November 2018. Tempo / Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan permintaan Presiden Joko Widodo atau Jokowi agar jalur MRT diperpanjang hingga Ancol merupakan usulan pihaknya. 

    Baca: Presiden Jokowi Pastikan MRT Jakarta Beroperasi Maret 2019

    Permintaan agar jalur MRT Fase II diperpanjang hingga Ancol itu dilontarkan Jokowi saat menjajal kereta Mass Rapid Transportation (MRT) Selasa kemarin.

    "Memang itu usulan dari kami, agar MRT bisa sampai ke timur, ke BMW dan Ancol," ujar Anies Baswedan di JCC, Jakarta, Rabu, 7 November 2018. "Yang dibicarakan presiden adalah hasil paparan kami." 

    Anies Baswedan mengatakan hingga saat ini rancangan jalur MRT Fase II masih dalam pembicaraan dengan Pemerintah Pusat dan Jepang. Salah satu yang sedang dibicarakan adalah perpanjangan jalur Fase II hingga Ancol.

    "Belum selesai dibicarakan (Fase II), tapi sudah terlanjur ke publik kan. Jadi ramai," kata Anies Baswedan. 

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau proyek pembangunan mass rapid transit (MRT) di kawasan Bundaran HI dan Senayan, Jakarta, Selasa, 6 November 2018. TEMPO/Subekti

    PT MRT Jakarta akan memulai pembangunan jalur MRT Fase II pada Januari 2019. Japan International Cooperation Agency (JICA) memberi pinjaman sebesar 70,210 miliar yen atau setara dengan Rp9,4 triliun untuk pembangunan itu. 

    “Pinjaman itu merupakan tahap pertama slice loan dari total komitmen pinjaman Rp 25 triliun,” kata Direktur Konstruksi MRT Jakarta Silvia Halim di kantornya, Jakarta Pusat, 30 Oktober 2018.

    Di fase kedua ini, panjang lintasan akan mencapai 8,6 kilometer dan ditargetkan rampung pada 2024. Rencananya, akan ada tujuh stasiun dengan satu depo di pembangunan tersebut, yakni Stasiun Sarinah, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, Kota, dan Depo Kampung Bandan.

    Namun, Presiden Jokowi meminta jalur MRT tak hanya sampai Kampung Bandan, tetapi sampai Ancol. "Saya sampaikan ke Pak Gubernur dan Menteri Perhubungan, sudah saya minta dimulai. Tentu saja atas persetujuan DPRD DKI Jakarta," katanya.

    Menurut Jokowi, ke depannya MRT Jakarta harus terintegrasi dengan moda transportasi lainnya, seperti kereta ringan (LRT), KA Bandara, TransJakarta, Kopaja, dan angkutan perkotaan.

    Baca: Coba MRT Jakarta ke Lebak Bulus, Jokowi: Tidak Terdengar

    Integrasi moda transportasi massal, mulai dari MRT hingga angkot ini diharapkan bisa mengurangi kemacetan dan penggunaan mobil pribadi di kawasan Jabodetabek. "Dan dibarengi kebijakan electronic road pricing itu juga akan mengurang lagi (kemacetan)," ujar Jokowi. 


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Tangis Baiq Nuril, Korban Pelecehan Yang Dipidana

    Kasus UU ITE yang menimpa Baiq Nuril, seorang guru SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengundang tanda tanya sejumlah pihak.