Polisi Pastikan Haris Membunuh Keluarga Kerabatnya Seorang Diri

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bercak-bercak darah tampak tercecer di dalam rumah korban pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Rabu 14 November 2018. TEMPO/Adi Warsono

    Bercak-bercak darah tampak tercecer di dalam rumah korban pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Rabu 14 November 2018. TEMPO/Adi Warsono

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Polda Metro Jaya menyatakan tersangka Haris alias HS membunuh keluarga Diperum Nainggolan seorang diri. Sebelumnya, polisi menduga pembunuhan satu keluarga di Bekasi dilakukan oleh beberapa orang. 

    Baca: Membantah Pelaku Pembunuhan Keluarga di Bekasi, Ini Alibi Haris

    "Sementara sendiri (membunuh korban)," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Jumat 16 November 2018.

    Namun Argo mengatakan polisi akan mengembangkan temuan dan informasi untuk memastikan HS melakukan kejahatan seorang diri atau bersama orang lain.

    Diungkapkan Argo, tersangka HS membunuh keluarga Diperum termasuk istri dan dua anaknya menggunakan linggis. Usai membunuh korban, tersangka membuang linggis ke Sungai Kalimalang kemudian melarikan diri ke Garut Jawa Barat.

    Argo menuturkan polisi kesulitan mencari barang bukti linggis itu karena  aliran air Kalimalang cukup deras.

    Dikatakan Argo, namun polisi telah menemukan barang bukti lainnya untuk menetapkan HS sebagai tersangka seperti celana, bercak darah, kendaraan, telepon seluler, dan uang tunai.

    Dari hasil pemeriksaan sementara menurut Argo, HS menghabisi nyawa keluarga Diperum lantaran sakit hati dan dendam akibat sering dimarahi korban.

    Petugas menangkap HS saat melarikan diri ke Garut Jawa Barat pada Rabu (14/11) malam usai membunuh keluarga Diperum.

    Diketahui, satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri yakni Diperum Nainggolan (38), Maya Boru Ambarita (37), serta dua anaknya, Sarah Boru Nainggolan (9), dan Arya Nainggolan (7) ditemukan meninggal akibat pembunuhan.

    Baca: Pembunuhan Keluarga di Bekasi, Ini Kronologis Sebelum Penangkapan

    Para korban tergeletak di rumahnya Jalan Bojong Nangka RT 2 RW 7 Pondok Melati Bekasi, Jawa Barat, Selasa (13/11) pagi. Tersangka HS tercatat masih kerabat dekat dari istri Diperum yang juga menjadi korban pembunuhan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ekspor Benih Lobster, dari Susi Pudjiastuti hingga Edhy Prabowo

    Kronologi ekspor benih lobster dibuka kembali oleh Edhy Prabowo melalui peraturan menteri yang mencabut larangan yang dibuat Susi Pudjiastuti.