Sabtu, 15 Desember 2018

Crane Ambruk di Kali Sentiong, Lurah Kebun Kosong: Ada Ganti Rugi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah crane ambruk menimpa rumah di Jalan Gelindra RT 01 RW 08, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 6 Desember 2018. Rumah korban, Husin, 56 tahun, hancur. Husin dan tiga anggota keluarganya mengalami luka-luka. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Sebuah crane ambruk menimpa rumah di Jalan Gelindra RT 01 RW 08, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 6 Desember 2018. Rumah korban, Husin, 56 tahun, hancur. Husin dan tiga anggota keluarganya mengalami luka-luka. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta -Lurah Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Samsul Ma'arif, mengatakan korban terdampak crane ambruk bakal memperoleh ganti rugi dari kontraktor.

    Informasi itu ia sampaikan saat meninjau lokasi crane ambruk di Jalan Galindra RT 01 RW 08, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis sore, 6 Desember 2018.

    Baca : Crane Ambruk Timpa Rumah di Kali Sentiong, 3 Orang Terluka

    "Sedang didiskusikan. Mau diganti rugi oleh pihak kontraktor PT Sinar Mardagul," kata Samsul kepada wartawan saat ditemui di Jalan Galindra, Kemayoran. Samsul mengakui, kerusakan rumah imbas peristiwa nahas itu cukup parah.

    Samsul sempat berbincang dengan Husin, korban pemilik rumah. Ia menanyai Husin kronologi kejadian yang menimpa keluarganya siang tadi, juga keadaan anak, istri, serta cucunya yang terkena reruntuhan bangunan.

    Menurut pantauan Tempo, rumah Husin yang semula menjadi tempat tinggal dan kios penjaja alat-alat pancing roboh. Dinding-dindingnya yang sebagian terbuat dari papan kayu pun rusak. Aadapun atap rumah seluruhnya berbahan asbes amblas. Hanya tersisa sepetak kecil rumah di bagian depan. Rumah tersebut disewakan untuk warung.

    Adapun tiang crane yang menimpa rumah Husin saat ini sudah dievakuasi ke tepi jalan inspeksi Kali Sentiong. Namun, badan crane masih terlihat terperosok di tengah-tengah sungai itu. Sekitar lima pekerja dari pihak kontraktor tampak menutupi badan crane dengan terpal.

    Simak pula :
    Bahar bin Smith Diperiksa, Polisi: Jika Cukup Bukti Dia Tersangka

    Samsul mengaku tak tahu kapan crane tersebut bakal diangkut. Saat ini, crane yang terperosok dan ambruk tersebut menjadi tontonan warga sekitar. Masyarakat tampak berhambur keluar mengerubungi tepi Kali Sentiong dan rumah Husin yang remuk.

    Crane tersebut sebelumnya dihadirkan oleh Dinas Sumber Daya Air m bidang Aliran Timur. Sedianya, alat berat ini akan bakal membantu pengerjaan proyek pembangunan turap sheetpile. Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Pusat Dicky Suherlan mengatakan crane sudah berada di lokasi sekitar sebulan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sayap OPM Kelompok Egianus Kogoya Meneror Pekerjaan Trans Papua

    Salah satu sayap OPM yang dipimpin oleh Egianus Kogoya menyerang proyek Trans Papua yang menjadi program unggulan Jokowi.