Di Bekasi, Puluhan Penderita Gangguan Jiwa Dapat Hak Pilih Capres

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penyandang disabilitas melakukan aksi teatrikal dalam Festival Bebas Batas 2018 ketika car free day di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 14 Oktober 2018. Dalam acara tersebut, para peserta berdandan seram seperti zombie. ANTARA.

    Sejumlah penyandang disabilitas melakukan aksi teatrikal dalam Festival Bebas Batas 2018 ketika car free day di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 14 Oktober 2018. Dalam acara tersebut, para peserta berdandan seram seperti zombie. ANTARA.

    BEKASI - Puluhan orang penderita gangguan jiwa atau penyandang disabilitas mental di Kota Bekasi tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Mereka mendapatkan haknya untuk terlibat pemilihan umum legislatif dan presiden pada tahun depan.

    Baca berita sebelumnya:
    Gerindra Protes, Ribuan Penderita Gangguan Jiwa Masuk DPT DKI?

    "Jumlahnya kecil, tidak signifikan dari jumlah penduduk asli Kota Bekasi," kata Komisioner di KPU Kota Bekasi, Nurul Sumarheni, Senin 17 Desember 2018.

    Nurul mengatakan, pendataan melalui pencocokkan dan penelitian dilakukan langsung ke keluarga penyandang disabilitas mental tersebut. Sedangkan, yang berada di panti rehabilitasi, kata dia, petugas meminta dinas kependudukan dan pencatatan sipil merekam retina. "Yang di panti rehabilitasi juga jumlahnya sedikit," ujar dia.

    Misalnya di Yayasan Zamrud Biru, Kecamatan Mustikaya. Setelah didata, dari 50 orang penyandang disabilitas mental di sana hanya enam yang berdomisili di Kota Bekasi. Sama halnya di Yayasan Galuh Bekasi Timur, dari 300 orang yang direkam, hanya 16 yang merupakan penduduk Kota Bekasi.

    Baca juga:
    Penderita Gangguan Jiwa di Jakarta Terus Bertambah, Ini Sebabnya

    Nurul menambahkan, secara keseluruhan jumlah DPT di Kota Bekasi untuk Pileg dan Pilpres tahun depan sebanyak 1.682.120 orang dengan rincian 836.862 laki-laki, sedangkan perempuan sebanyak 845.259. Adapun jumlah tempat pemungutan suara yang disiapkan sebanyak 6.720.

    Nurul menambahkan, jumlah total penyandang disabilitas yang terdaftar termasuk penyandang disabilitas mental mencapai 1.027 orang. Mereka di antaranya adalah penyandang disabilitas daksa, netra, rungu/wicara, dan grahita.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.