Rabu, 21 November 2018

Melvy Noviza: Demi Allah Tak Ada Niat Saya untuk Menjual Diri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Salah seorang model VCD casting porno iklan sabun, Melvy Noviza membantah bahwa dirinya secara sadar telah melakukan adegan porno saat melakukan casting pada pertengahan Juni 2000. “Demi Allah saya tidak ada niat untuk macam-macam atau menjual diri saya,” tegas Melvy sambil menahan tangis dalam jumpa pers di kantor pengacara Novian & Partnerts di Gedung Surya, Jakarta, Selasa (28/5) sore. Dalam konferensi pers itu Melvy didampingi kuasa hukumnya, Desri Novian. Melvy yang mengenakan kaos ketat lengan panjang berwarna kuning cerah itu memaparkan awal mula keikutsertaannya dalam pengambilan gambar itu. Katanya, dia mendapatkan tawaran itu dari Budi Setyawan, yang selama ini dikenalnya sebagai koordinator talent sebuah rumah produksi, yang biasa menawarkan casting iklan pada model-model. “Saat itu prosedurnya biasa saja, wajar, jadi saya kira casting biasa,” ujarnya sendu. Casting berlangsung pada Juni 2000 di sebuah kantor yang berlokasi di daerah Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Ia menggambarkan di kantor tersebut ada sejumlah orang yang tampaknya juga mengikuti casting untuk iklan-iklan lainnya. “Saya juga melihat ada anak kecil disana,” kata gadis berkulit kuning langsat ini. Tapi ia tidak begitu memperhatikan model lainnya yang mengikuti casting bersamanya. Melvy menjelaskan, pada saat pengambilan gambar di ruangan itu, dia hanya ditemani Budi dan seorang kameramen bernama Arifin. Ia pun berkali-kali menegaskan dirinya tidak pernah berpose telanjang dalam pengambilan gambar itu. Ia tetap menggunakan penutup badan dan hanya menampakkan bagian tubuhnya dari bahu ke atas. “Seperti iklan sabunlah pokoknya. Pokoknya tidak ada yang aneh. Saya berkali-kali dibilangin kalau gambar yang diambil hanya dari sini ke atas,” kata gadis berusia 20 tahun ini sambil menyilangkan tangannya di bahu. Namun setelah casting, Melvy baru mulai agak curiga. Pasalnya sang koordinator talent mengajak bertemu di tempat-tempat yang tidak lazim, seperti di kafe atau diskotik. Karena itu melihat gelagat yang tidak sedap, Melvy lalu memutuskan hubungan begitu saja. “Saya simpulkan saja iklannya tidak jadi. Lagipula saya takut kalau saya hubungi lagi nantinya diajak macam-macam,” kata dia terbata-bata. Menurut pengacaranya, Desri Novian, yang turut mendampinginya dalam acara tersebut, kliennya ditipu oleh Budi Setyawan. “Semula direncakan untuk iklan sabun Camay. Tetapi ternyata hasilnya malah digabung dengan gambar delapan model lainnya yang berbugil ria,” papar Novian. Melvy mengaku tidak pernah menyaksikan VCD yang menghebohkan itu. Ia baru tahu bahwa gambarnya ada di dalam VCD dari temannya, pada 22 Mei 2002. Karena itulah Melvy kemudian mendatangi kantor pengacara Novian untuk meminta bantuan hukum. “Setelah itu saya lihat dan ternyata benar Melvy ada disana,” kata Novian. Melvy mengaku sangat malu atas peristiwa tersebut. saat itu ia sama sekali tidak menduga bahwa ada orang yang berniat jahat padanya. “Saya ini kan anak yatim,” ujarnya. Dalam acara konferensi pers tersebut, model iklan Biore Facial Scrub dan Marimas ini, tampak sangat terguncang. “Pokoknya rusak banget nama saya. Makanya saya pesan untuk yang masih baru agar berhati-hari dan jangan langsung percaya,” kata dia dengan mata berkaca-kaca. Seperti yang diketahui, Melvy yang kini hanya tinggal berdua dengan ibunya adalah salah satu model yang mengadukan pembuat VCD porno tersebut ke Polda Metro Jaya, 23 Mei lalu. Ia mengadukan rumah produksi yang melakukan casting atas tuduhan penipuan dan pencemaran nama baik. Melalui pengacaranya Melvy berharap pengaduannya itu dapat membantu kepolisian mengungkap kasus tersebut. Untuk sementara tampaknya salah satu pemeran sinteron Cinta Tidak Semanis Kembang Gula itu, masih akan berupaya untuk membersihka nama baiknya agar karirnya tidak hancur begitu saja. (Dara Meutia Uning-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.