Menhub: Mayoritas Kecelakaan Libatkan Sepeda Motor, Beralihlah...

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengendarai motor dalam sosialisai safety riding di Stasiun Depok Baru Sabtu 5 Januari 2018. Tempo/Irsyan

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengendarai motor dalam sosialisai safety riding di Stasiun Depok Baru Sabtu 5 Januari 2018. Tempo/Irsyan

    TEMPO.CO, Jakarta - Terkait mayoritas kecelakaan libatkan sepeda motor, Menteri Perhubungan disingkat Menhub Budi Karya Sumadi menyarankan beralih ke kereta commuter line (KRL), daripada roda dua.

    Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa moda transportasi paling banyak mengalami kecelakaan yakni kendaraan roda dua atau motor. Data yang ada menunjukkan 70 persen kecelakaan motor melibatkan anak muda.

    Baca : Lion Air Hapus Bagasi Gratis, Menhub Belum Dapat Informasi

    “Sebaiknya menggunakam kereta commuter line daripada roda dua karena resikonya besar“ ujar Budi di Satsiun Depok Baru Sabtu 5 Januari 2018.

     
    Menurut dia warga Depok yang ingin ke Jakarta sebaiknya menggunakan kereta commuter line. “Kalau deket naik motor bisa“ ujar dia.
     
    Dalam kunjungan ke Stasiun Depok Baru Menteri Budi Karya mencoba pelayanan yang di kereta commuter line. Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II ini naik di Stasiun Tebet. Tiba sekitara pukul 10.20 di Stasiun Depok Baru. 
     
    Selain itu Budi Karya juga melakukan sosialisasi safety riding ke masyarakat. Menhub menggunakan motor matic warna hitam menjajal lalu lintas di Kota Depok.
     
    Sebelumnya Dosen Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Depok menyusun kajian tentang keselamatan jalan di kota itu. Kajian strategis sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian civitas akademika UI untuk meningkatkan keselamatan jalan di Kota Depok.

    Simak juga :
    Tahun 2020, Menhub Targetkan 2 Juta Penumpang KRL Per Hari

    Rangkaian kegiatan untuk kajian tersebut telah dilakukan sejak Oktober 2018. Saat itu sudah dilakukan Focus Group Discussion (FGD) melibatkan sejumlah kalangan yakni Polres Depok, Bappeda Kota Depok, Dinas Perhubungan Kota Depok, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Depok, Dinas Kesehatan Kota Depok, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok, serta Organda.

    “Kecepatan harus dimanajemen dengan baik. Pasti nggak boleh ngebut, pastikan kecepatan 50-60 kilometer,” Menhub Budi memaparkan. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.