Bawaslu Tidak Anulir Pencalegan Mandala Shoji yang 2 Kali Divonis

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana sidang putusan terhadap dua calon legislatif dari Partai Amanat Nasional  (PAN), Mandala Shoji dan Lucky Andriani di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa, 18 Desember 2018. TEMPO/M Yusuf Manurung

    Suasana sidang putusan terhadap dua calon legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN), Mandala Shoji dan Lucky Andriani di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa, 18 Desember 2018. TEMPO/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta -Aktor Mandala Shoji tak akan didiskualifikasi dari keikutsertaannya sebagai calon legislatif Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Amanat Nasional.

    Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Mochammad Afifuddin mengatakan, kasus Mandala tak tergolong politik uang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

    Baca : Mandala Shoji Divonis Dua Kali, Begini Mekanisme Hadiah Kupon Umrah

    "Masih lanjut. Kalau diskualifikasi yang dimaksud sanksi, tidak ada dalam kasus ini," kata Afif saat dihubungi, Selasa, 22 Januari 2019.

    Afif menuturkan, diskualifikasi terhadap caleg bisa dilakukan jika calon terbukti melakukan politik uang TSM. Sanksi bagi Mandala, menurut Afif, masuk dalam ranah pengadilan. "Itu kan sudah kena pidananya," ujar Afif.

    Majelis hakim Pengadilan Jakarta Selatan menjatuhkan vonis terhadap Mandala karena terbukti melakukan pelanggaran politik uang. Mandala dijatuhi hukuman tiga bulan penjara dan denda Rp 5 juta subsider 1 bulan kurungan.

    Mandala terbukti membagikan kupon berhadiah yang akan diundi kepada warga yang ditemuinya di pasar kaget Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu pagi, 11 November 2018.

    Simak pula :
    Pelanggaran Pemilu, Ini Dua Vonis Bersalah Mandala Shoji

    Kupon tersebut menjanjikan hadiah umroh bagi warga yang beruntung jika nomor undiannya terpilih. 

    Sebelumnya, hakim PN Jakarta Pusat memvonis Mandala Shoji untuk kasus serupa. Hakim menjatuhkan hukuman tiga bulan penjara dan denda Rp 5 juta subsider 1 bulan kurungan. Hukuman ini untuk Mandala dan caleg DPRD DKI dari PAN, Lucky Andriyani.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.