Balita di Balik Viral Foto Guru Honorer Dukung Prabowo - Sandi

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres no urut 02 Prabowo Subianto bersama Cawapres Sandiaga Uno menghadiri deklarasi Aliansi Pengusaha Nasional Untuk Indonesia Menang di Djakarta Teater, Jakarta, Kamis, 21 Maret 2019. Deklarasi ini dihadiri oleh 1000 pengusaha nasional lintas sektoral di semua bidang usaha. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Capres no urut 02 Prabowo Subianto bersama Cawapres Sandiaga Uno menghadiri deklarasi Aliansi Pengusaha Nasional Untuk Indonesia Menang di Djakarta Teater, Jakarta, Kamis, 21 Maret 2019. Deklarasi ini dihadiri oleh 1000 pengusaha nasional lintas sektoral di semua bidang usaha. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Tangerang - Foto enam guru honorer memberi dukungan kepada satu pasangan calon dalam Pilpres 2019 berujung pemecatan terhadap mereka yang berada dalam foto itu. Foto menunjukkan mereka mengenakan seragam dan berada di lingkungan sekolah sehingga dituduh melanggar aturan pemilu.

    Baca:
    Foto Guru Honorer Dukung Prabowo - Sandi Viral, Kepsek Diperiksa 

    Keenam guru honorer itu terdiri dari tiga guru pria dan tiga perempuan. Mereka membawa stiker Prabowo-Sandi dan berpose salam dua jari yang khas sebagai pendukung pasangan calon nomor urut 02 di Pilpres 2019.

    Anggota Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Tangerang Zulfikar mengungkapkan, foto tersebut dibuat di sebuah ruang kelas di SMAN 9, sekolah tempat mereka mengajar. Mereka berkumpul usai bubaran sekolah sebelum 18 Maret 2019.

    "Keenam guru itu berfoto masih dengan seragam safari coklat dan satu guru yang menyimpan stiker Prabowo-Sandi membagikannya dari dalam tas," kata Zulfikar mengungkap hasil pemeriksaan terhadap keenam guru tersebut. "Kemudian mereka saling berbagi foto," kata Zulfikar lagi.

    Baca:
    Guru Dipecat Karena Stiker Prabowo - Sandi, Ini Kata Bawaslu

    Bawaslu Kabupaten Tangerang meminta klarifikasi dari setiap guru tersebut di kantor Panwascam Kronjo pada Kamis 21 Maret 2019. Zulfikar menyatakan terlibat dalam pemeriksaan itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.