Earth Hour, Ini Titik Pemadaman Lampu di Bandara Soekarno-Hatta

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto kombinasi hangar Garuda Maintenance Facility (GMF) sebelum dan saat pemadaman lampu dalam aksi Earth Hour di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, 19 Maret 2016. REUTERS/Beawiharta

    Foto kombinasi hangar Garuda Maintenance Facility (GMF) sebelum dan saat pemadaman lampu dalam aksi Earth Hour di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, 19 Maret 2016. REUTERS/Beawiharta

    TEMPO.CO, Tangerang - PT Angkasa Pura II (Persero) ikut serta dalam mengkampanyekan kegiatan global Earth Hour 2019 berupa pemadaman lampu selama satu jam pada Sabtu malam, 30 Maret 2019.

    "Lampu pada sekitar pukul 20.30 sampai 21.30 WIB (dipadamkan)," kata Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Febri Simatupang dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 30 Maret 2019.

    Baca: Earth Hour 2019, Penerangan di Tujuh Monumen DKI Ini Dipadamkan

    Febri mengatakan sebagai bentuk dukungan terhadap kampanye Earth Hour, PT Angkasa Pura II akan melaksanakan pemadam lampu di beberapa titik lokasi. "Hanya akan diterapkan pada area tertentu saja," kata dia.

    Beberapa lokasi yang menjadi pusat untuk kampanye “Switch Off Earth Hour 2019” diantaranya seperti lampu gapura dan lampu di lokasi parkir.

    Baca: Earth Hour 2019, Penerangan di Tujuh Monumen DKI Ini Dipadamkan

    Menurut Febri, lokasi yang dipadamkan dipastikan tidak memengaruhi operasional bandara, diantaranya seperti check in area, boarding lounge area, arrival area, office, parking area, street lighting serta ikon Bandara Soekarno-Hatta, yakni patung Soekarno-Hatta. "Kami akan mengurangi penggunaan lampu sekitar satu jam," kata dia.

    Febri berharap pengguna jasa memahami adanya beberapa area yang menjalankan Earth Hour. Setelah aksi ”Switch Off Earth Hour 2019”, pihak bandara juga mengajak seluruh pihak baik penumpang dan seluruh komunitas di Bandara Soekarno-Hatta untuk menjadi bagian dari #MariPeduli #MAriBeraksi di bandara untuk mengurangi penggunaan sedotan dan mengkampanyekan bahaya rokok bagi kesehatan.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ivermectin: Obat Cacing yang Digadang-gadang Ampuh dalam Terapi Pasien Covid-19

    Menteri BUMN Erick Thohir menilai Ivermectin dapat menjadi obat terapi pasien Covid-19. Kepala BPOM Penny K. Lukito menyebutkan belum ada penelitian.