Kepada Pemenang Pemilu, Anies Peringatkan: Ada Konsekuensi

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelum memasukkan surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden di TPS 60 Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Rabu, 17 April 2019. TEMPO/Lani Diana

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelum memasukkan surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden di TPS 60 Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Rabu, 17 April 2019. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memiliki pesan khusus untuk pemenang Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif yang baru saja digelar. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di tahun pertama pemerintahan Presiden Jokowi ini mengingatkan bahwa pekerjaan justru baru dimulai setelah terpilih. 

    Baca berita sebelumnya:
    Anies: Masyarakat Harus Kritis Terhadap Tsunami Informasi Hasil Pemilu

    Menurut Anies, menjadi pemenang dalam kontestasi pemilu tak sama halnya menjadi pemenang dalam pertandingan sepakbola. Pemenang sepakbola, kata Anies, tak memiliki konsekuensi apapun setelah dinyatakan menjadi pemenang. 

    "Tapi kalau dalam proses politik, Pemilu, yang disebut sebagai pemenang adalah yang nantinya mendapat amanat menjalankan perintah konstitusi," ujar Anies melalui siaran video yang ia tayangkan secara langsung di akun Instagram pribadinya, @aniesbaswedan, Jumat 19 April 2019. 

    Menurut Anies, kerja seorang politikus tidak terjadi saat masa kampanye Pilpres dan Pileg, tetapi sesudahnya. Oleh sebab itu, ia meminta siapapun yang menjadi pemenang dalam Pemilu untuk bekerja menjalankan konstitusi bersama rakyat.

    Baca:
    Di TPS Anies, Selisih Prabowo dari Jokowi Hanya Tiga Suara 

    "Karena pada akhirnya, tujuan dari proses Pemilu, Pilpres, bukan sekadar menentukan pemenang, tapi untuk menjalankan perintah konstitusi, mencerdaskan, melindungi, dan mensejahterakan," ujar Anies. 

    Sebelumnya, lewat media di kanal yang sama, Anies mengimbau kepada masyarakat untuk mengedepankan sikap kritis saat menerima informasi mengenai hasil pemilu 2019. Menurut Anies, saat ini tengah terjadi tsunami informasi yang memerlukan sikap kritis dalam menyikapinya agar tetap terjaga  suasana tertib, aman damai.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.