Lembar USBN Buram, Kepala Disdik Tangsel Minta Cetak Ulang

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kualitas lembar jawaban di Ujian Sekolah Berstandar Nasional tingkat DM/MI di Tangerang Selatan, Senin 22 April 2019. Lembar jawaban buram dan jumlah soal yang tidak lengkap dikeluhkan sekolah-sekolah. ISTIMEWA

    Kualitas lembar jawaban di Ujian Sekolah Berstandar Nasional tingkat DM/MI di Tangerang Selatan, Senin 22 April 2019. Lembar jawaban buram dan jumlah soal yang tidak lengkap dikeluhkan sekolah-sekolah. ISTIMEWA

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan -  Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Tangerang Selatan memastikan lembar jawaban Ujian Sekolah Bersandar Nasional (USBN) yang buram tetap dapat terbaca komputer. 

    Baca: USBN SD Hari Ini: Lembar Jawaban Buram, Sekolah se-Tangsel Komplain

    Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Tangerang Selatan Taryono mengatakan lembar jawaban USBN yang buram atau tidak jelas itu tetap diisi oleh siswa SD peserta ujian sekolah itu.

    "Tidak apa- apa di isi saja, sudah kita coba bisa di periksa di komputer lembar jawabannya," kata Taryono saat dihubungi Tempo, Senin 22 April 2019.

    Sebelumnya, sejumlah sekolah di Tangerang Selatan mengeluhkan pelaksanaan USBN tingkat SD dan sederajat. Kualitas lembar jawaban yang mereka terima untuk dibagikan kepada para siswanya dinilai sangat buruk, karena susah dibaca, selain lembar soal tidak lengkap.

    Menurut Taryono pihaknya menemukan ada beberapa sekolah dasar yang menerima lembar jawaban komputer buram. Namun dia memastikan kalau lembar jawaban tersebut tetap bisa diperiksa dengan komputer.

    "Namanya percetakan banyak begitu mungkin ada kesalahan, kita juga sudah meminta ke percetakannya untuk lembar jawaban dicetak ulang agar tidak buram seperti hari ini," ujarnya.

    Baca: USBN di Depok Diikuti 483 SD, Tahun Ini Sistem Soal 3 Kategori

    Taryono juga mengatakan bahwa dinas pendidikan tidak mengecek lembar jawaban USBN karena sudah dimasukkan ke dalam amplop dan tidak boleh dibuka kembali. "Dari percetakan itu sudah di masukan ke amplop, kami tidak boleh membukanya lagi, mudah-mudahan besok sudah normal kembali karena kita sudah minta dicetak ulang," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.