3 Teguran Menhub Budi Karya ke DKI: Banjir, Terminal Bayangan

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama, Jawa Barat, Minggu, 19 Mei 2019. TEMPO/Fajar Pebrianto

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama, Jawa Barat, Minggu, 19 Mei 2019. TEMPO/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Perhubungan atau Menhub Budi Karya Sumadi kembali memberikan teguran kepada pemerintah DKI Jakarta. Kali ini Menhub akan menyurati DKI terkait maraknya terminal-terminal bayangan di Ibu Kota.

    Budi menilai keberadaan terminal bayangan tersebut menyebabkan terminal utama seperti Pulo Gebang, tidak beroperasi optimal."Kami akan surati (pemerintah) DKI pekan ini," ucap Budi Karya, Jumat 17 Mei lalu.

    Baca juga : Dishub DKI Bantah Menhub Budi Karya: Tak Ada Terminal Bayangan

    Budi mengaku mendapatkan laporan dari pelaku usaha di Terminal Pulo Gebang yang resah lantaran saat ini muncul terminal-terminal tak resmi. Di dalam suratnya, Menhub meminta pemerintah provinsi segera bertindak.

    Budi pun akan bersikap tegas dengan mengambil alih terminal Pulo Gebang bila Pemerintah DKI lamban menindaklanjuti keluhan tersebut. "Saya akan surati DKI, kalau dia enggak perbaiki kami ambil alih," ucap Budi Karya.

    Teguran Budi terhadap DKI bukan kali ini saja.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hypermarket Giant dan Tiga Retail yang Tutup 2017 - 2019

    Hypermarket Giant akan menutup enam gerainya pada Juli 2019. Selain Giant, berikut gerai ritel yang yang bernasib sama dalam dua tahun terakhir.