Pergub Baru Anies, Ragunan Tutup Hari Pertama Lebaran

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memberikan sambutan saat pemusnahan  sebanyak 18.174 botol minuman keras ilegal di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Senin, 27 Mei 2019. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memberikan sambutan saat pemusnahan sebanyak 18.174 botol minuman keras ilegal di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Senin, 27 Mei 2019. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, tutup pada hari pertama Lebaran 2019, Rabu 5 Juni 2019. TMR mengikuti aturan baru yang dibuat Gubernur Anies Baswedan bahwa destinasi wisata milik atau dikelola DKI diliburkan pada hari pertama lebaran.

    Baca:
    Anies Takbiran Keliling Naik Mobil Bak Terbuka

    Aturan dituang dalam Peraturan Gubernur Nomor 63 Tahun 2018 tentang optimalisasi kegiatan dan penanganan pengunjung di tempat wisata pada hari tertentu. Pergub disosialisasikan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

    "Libur satu hari saja. Pada hari kedua Lebaran dan seterusnya sudah buka," ujar juru bicara Taman Margasatwa Ragunan, I Ketut, lewat pesan pendek, Selasa, 4 Juni 2019.

    Dia menerangkan bahwa pada tahun-tahun sebelumnya hari pertama lebaran obyek wisata yang lebih dikenal sebagai Kebun Binatang Ragunan itu tetap buka. Lokasi ini termasuk tempat mengisi libur lebaran favorit di ibu kota.

    "Sejak diterbitkan Pergub 63/2018 baru berlaku untuk lebaran kali ini dan seterusnya," kata Ketut menjelaskan.

    Selain Taman Margasatwa Ragunan, destinasi wisata yang tutup saat  hari pertama lebaran adalah Monas, kawasan Kota Tua, Setu Babakan, serta anjungan DKI di TMII. Seluruhnya ada 17 destinasi yang masuk dalam pergub.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.