Bupati Bogor Gelar Operasi Yustisi di Kontrakan Seusai Lebaran

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pemudik membawa barangnya saat tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Ahad, 9 Juni 2019. Pemudik memadati Stasiun Pasar Senen pada puncak arus balik Lebaran 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Sejumlah pemudik membawa barangnya saat tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Ahad, 9 Juni 2019. Pemudik memadati Stasiun Pasar Senen pada puncak arus balik Lebaran 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Bogor – Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan telah menyiapkan Operasi Yustisi kependudukan seusai libur Lebaran 2019.

    “Ini untuk mengantisipasi para pemudik yang membawa sanak saudaranya saat kembali ke sini,” kata Ade saat meninjau kondisi Arus Balik Lebaran 2019 hari ini, Minggu, 9 Juni 2019.

    BacaLepas Mudik Gratis DKI, Anies Bicara Operasi Yustisi 

    Operasi yustisi oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, dia melanjutkan, akan menyasar kontrakan-kontrakan. “Karena kepentingannya di sini adalah kalau hanya menambah beban silakan mencari rezeki di wilayahnya sendiri."

    Sebelumnya Ade telah mengimbau masyarakat Kabupaten Bogor yang pulang kampung agar tidak membawa sanak saudaranya untuk menetap lama di Kabupaten Bogor. “Kalau pun mau datang menginap harus lapor ke RT/RW,” ucap Ade.

    Menurut dia, imbauan itu guna mengantisipasi lonjakan penduduk seusai lebaran sebelum digelar Operasi Yustisi. Ade menilai tambahan warga akan menambah permasalahan baru dan menjadi beban pemerintah daerah.

    ADE RIDWAN YANDWIPUTRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Beberkan RAPBN 2020, Tak Termasuk Pemindahan Ibu Kota

    Presiden Jokowi telah menyampaikan RAPBN 2020 di Sidang Tahunan MPR yang digelar pada 16 Agustus 2019. Berikut adalah garis besarnya.