HUT Jakarta, Festival Budaya Betawi Digelar di Setu Babakan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah stand yang menjual Bir Pletok, minuman tradisional warga Betawi berada dalam Festival Betawi 2018 di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, Kamis, 31 Mei 2018. Melalui acara ini para perajin Betawi juga dituntut untuk menciptakan ikon-ikon baru Kota Jakarta yang bisa dikemas menjadi kerajinan khas yang bernilai seni tinggi. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Sebuah stand yang menjual Bir Pletok, minuman tradisional warga Betawi berada dalam Festival Betawi 2018 di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, Kamis, 31 Mei 2018. Melalui acara ini para perajin Betawi juga dituntut untuk menciptakan ikon-ikon baru Kota Jakarta yang bisa dikemas menjadi kerajinan khas yang bernilai seni tinggi. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Sambut HUT DKI ke 492, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar Festival Budaya Betawi di Setu Babakan, Jagakarsa. Festival di Perkampungan Budaya Betawi (PBB) ini akan digelar pada Sabtu, 22 Juni dan Minggu 23 Juni mendatang.

    Baca: Jakarta Selatan Gelar Festival Lenong Betawi di Setu Babakan

    Festival itu diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi DKI Jakarta. Di dalam festival tersebut, akan ada pagelaran pantun Betawi dan lomba pantun Betawi antar-Sekolah Menengah Atas seluruh wilayah Provinsi DKI Jakarta.

    "Di pagelaran itu, masyarakat bisa melihat wujud pantun-pantun Betawi itu seperti apa," kata staf Unit Pelayanan Kawasan (UPK) Perkampungan Budaya Betawi Disparbud DKI Jakarta, Roni, Minggu 16 Juni 2019.

    Selain pantun, menurut Roni, ada juga pameran kuliner Betawi tempo dulu yang digiatkan oleh ibu-ibu PKK seluruh wilayah Provinsi DKI Jakarta yang juga digelar berbarengan dengan lomba pantun.

    "Pameran kuliner itu nantinya akan dibuka langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta Jbu Fery Farhati Ganis, istri Anies Baswedan," ujar Roni.

    Menurut Roni, kuliner yang ditampilkan adalah kuliner khas Betawi yang sudah jarang terlihat seperti sayur besan, bubur jali dan gabus pucung.

    Roni mengatakan masyarakat tak hanya sekedar melihat pameran, namun juga bisa "icip-icip". Menurut dia, nanti ada juga pelatihan cara pembuatan makanan khas tersebut.

    Selain dua agenda utama di atas, Roni ada juga pentas kesenian lain seperti pentas Tari Topeng, pentas musik Gambang Kromong dan pentas Komedi Betawi yang merupakan agenda reguler setiap akhir pekan mulai hari ini.

    Khusus pentas Komedi Betawi, menurut dia sangat unik karena hanya akan berlangsung sebulan dua kali yaitu pada hari Sabtu, 22 Juni dan 29 Juni.

    Roni mengatakan, untuk informasi tentang kegiatan, masyarakat bisa melihat langsung melalui instagram @upkpbb.

    Baca: Budaya Betawi, Sandiaga Uno Buka Festival Cempaka Putih 2018

    Roni berharap Festival Budaya Betawi ini dapat menarik masyarakat untuk berbondong-bondong datang ke Perkampungan Budaya Betawi di Setu Babakan. Di sana, masyarakat dapat mengenal kebudayaan Betawi di dalam kehidupan sehari-hari.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?