Warga Cibarusah Alami Kekeringan, Pemkab Bekasi Kirim Air Bersih

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga saat mengantri untuk mendapatkan air bersih. Sebanyak empat desa di Kabupaten Bekasi mengalami kekeringan. Cibarusah, Jawa Barat, 28 Juli 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Seorang warga saat mengantri untuk mendapatkan air bersih. Sebanyak empat desa di Kabupaten Bekasi mengalami kekeringan. Cibarusah, Jawa Barat, 28 Juli 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Bekasi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan air bersih kepada sekitar 140 keluarga di Kampung Cihoe, Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, yang mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih.

    "Air bersih yang kita distribusikan sebanyak 5.000 liter, kami bawa menggunakan satu unit mobil tangki air," kata Koordinator Unit Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Bekasi Budi Sutrisno di Cikarang, Sabtu, 22 Juni 2019.

    Baca: Masuk Musim Kemarau, BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Kekeringan

    Kecamatan Cibarusah merupakan salah satu wilayah yang kerap dilanda kekeringan saat musim kemarau tiba. Setidaknya ada tiga desa yang mengalami kekeringa, yaitu Desa Ridogalih, Desa Sindangmulya dan Desa Ridomanah.

    Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Adeng Hudaya memastikan bantuan air bersih akan disalurkan kepada warga daerah-daerah yang sering mengalami kekurangan air bersih. "Nanti akan kita jadwalkan lagi untuk berikan bantuan air bersih. Mudah-mudahan kebutuhan air bersih mereka bisa terpenuhi," kata dia.

    Adeng juga mengharapkan perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi bisa ikut membantu masyarakat yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih. "Bagusnya memang seperti itu. Tetapi harus ada koordinasi juga ke kita agar pendistribusian bantuan tidak tumpang tindih, ada pemerataan dan tidak fokus di titik tertentu," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.