Sutopo Purwo Nugroho Berpulang, Begini Penuturan Istrinya

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • uru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan penyebab Banjir yang terjadi di Sentani, Jayapuran dalam konversi pers di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Senin, 18 Maret 2019. TEMPO/IRSYAN

    uru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan penyebab Banjir yang terjadi di Sentani, Jayapuran dalam konversi pers di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Senin, 18 Maret 2019. TEMPO/IRSYAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho meninggal dunia di Guangzhou, Cina, Ahad, 7 Juli 2019. Istri Sutopo, Retno Utami Yulianingsih, mengatakan suaminya telah tak ada respon sejak pukul 01.35 waktu setempat.

    “Secara resmi di dokumen tadi (meninggalnya) ditulis jam 02.20 waktu Guangzhou,” kata Retno lewat pesan pendek kepada sekretaris Sutopo, Fitri, yang ditunjukkan kepada Tempo.

    Masih dalam percakapan pesan pendek yang ditunjukkan Fitri, Retno mengatakan pihak keluarga belum memastikan di mana Sutopo akan dimakamkan. Menurut dia, dulu Sutopo pernah meminta dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Pondok Ranggon, Jakarta Timur. “ Tapi ayahnya Pak Topo sepertinya inginnya di Boyolali,” ujar Retno.

    Sutopo diketahui tengah berada di Guangzhou, Cina, untuk mengobati penyakit kanker parunya yang semakin parah, sejak 15 Juni 2019 . Sutopo dikabarkan meninggal Ahad dini hari ini sekitar pukul 02.20 waktu Guangzhou atau 01.20 WIB.

    Sutopo sebelumnya mengumumkan kepergiannya ke Cina melalui vlog yang dibuatnya dengan merekam suasana di Bandara Internasional Soekarno Hatta sambil bercerita dan diunggahnya di akun Instagramnya pada 15 Juni 2019. “Saat ini saya masih berada di Bandara Internasional Soekarno Hatta dalam rangka menuju ke Guangzhou Cina untuk berobat penyakit kanker yang makin gerogoti dan makin menyakitkan," ujar dia kala itu. 

    Saat itu Sutopo menuturkan, sel kanker telah menyebar ke banyak tulang dan organ tubuh lain. Sebelumnya, pada unggahan Minggu, 9 April 2019, Sutopo mengirim gambar dia dan ibunya yang terlihat masih segar. “Setiap Ibu merawatku, tanpa kenal lelah memijit sendi-sendi yang sakit. Meski selesai dipijit langsung sakit lagi," kata dia. "Nyeri terus menerus dan di banyak sendi. Diberi morfin tidak mempan menahan sakitnya."

    ADAM PRIREZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.