Gandeng ITDP, MRT Kembangkan TOD di Pembangunan Fase 2

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menyaksikan penampilan band Militer Inggris di Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta, Jumat, 21 Juni 2019. Para personel yang terdiri dari George Bailey, Andrew McEnna dan Demian Thomas tersebut mengenakan seragam ala upacara Trooping the Colour. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Warga menyaksikan penampilan band Militer Inggris di Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta, Jumat, 21 Juni 2019. Para personel yang terdiri dari George Bailey, Andrew McEnna dan Demian Thomas tersebut mengenakan seragam ala upacara Trooping the Colour. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Mass Rapid Transit Jakarta William Sabandar menuturkan akan menerapkan konsep pengembangan kawasan berorientasi transit alias transit oriented development (TOD) dalam pembangunan kereta moda raya terpadu (MRT) fase 2.

    Baca: Begini Strategi MRT Kembangkan TOD di Stasiun

    MRT Jakarta merancang desain konstruksi kereta yang terintegrasi dengan moda transportasi lain, pedestrian untuk pejalan kaki, dan jalur pesepeda. "Jadi fase 2 sembari kami membangun infrastruktur MRT, kami juga mulai bangun fasilitas-fasilitas yang memudahkan konektivitas atau interkoneksi dengan moda transport yang lain sekaligus membangun TOD," kata William saat dihubungi, Kamis, 11 Juli 2019.

    Hari ini PT MRT Jakarta dan Institute for Transportation & Development Policy (ITDP) Indonesia menandatangani nota kesepahaman soal studi integrasi antar moda serta optimalisasi konektivitas pejalan kaki dan sepeda di sepanjang koridor MRT.

    Salah satu poin perjanjiannya adalah meningkatkan konektivitas stasiun MRT dengan jenis transportasi lain, pejalan kaki, dan pesepeda.

    Jalur-jalur khusus untuk mengakomodasi tiga unsur itu, William menambahkan, akan masuk dalam desain TOD MRT fase 2. Menurut dia, MRT Jakarta sedang merancang desain TOD. "Akan satu kesatuan nantinya saat pengerjaan," ujar dia.

    William menyebut, PT Mass Rapid Transjakarta belajar dari pengerjaan proyek fase 1 kereta bawah tanah itu. Sebab, desain MRT fase 1 sedari awal tak terintegrasi dengan transportasi lain ataupun jalur pejalan kaki.

    Integrasi antar moda ini mendapat perhatian dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dia sempat menyinggung rancangan stasiun MRT fase 1 yang tak terhubung dengan halte transjakarta. Karena itulah desain konektivitas Stasiun MRT HI dengan halte Bundaran HI baru dibuat menjelang peresmian MRT. "Fase 2 itu akan kami integrasikan karena kami belajar dari (pembangunan) fase 1," kata William.

    Baca: Sebelum Coba MRT, Ahok Bicara Kesuksesan dan Realita Hidup

    MRT fase 2 dengan rute Bundaran HI-Kota akan melintang sepanjang 8,3 kilometer. Tujuh stasiun baru akan dibangun, yakni Sarinah, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota. Peletakan batu pertama dilakukan bersamaan dengan peresmian MRT Fase 1 (Lebak Bulus-Bundaran HI) pada 24 Maret 2019 oleh Presiden Joko Widodo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.