Kecelakaan Truk Pertamina 3 Tewas, Polisi Jelaskan Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mobil terbakar. telegraph.co.uk

    Ilustrasi mobil terbakar. telegraph.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi mengungkapkan penyebab kecelakaan maut di Jalan Tol Wiyoto Wiyono dari arah Rawamangun menuju Cawang pada dini hari tadi, Ahad, 21 Juli 2019. Truk tangki Pertamina berisi 32 ribu liter Premium ditabrak dari belakang oleh Toyota Cayla setelah kepala truk jatuh ke jalan arteri di bawahnya.

    Kecelakaan tersebut menyebabkan tiga orang tewas. Dua korban dari pengemudi dan kernet truk. Sedangkan satu korban lainnya adalah pengemudi Cayla yang hingga saat ini belum terindentifikasi. Pengemudi truk bernama Isep Abdurahman, 35 tahun, serta kernetnya, Ahmat Wagiyanyo (23).

    Menurut Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Kepolisian Resor Jakarta Timur Ajun Komisaris Agus, pemgemudi Cayla belum teridentifikasi karena mengalami luka bakar. Surat-surat dan identitas korban terbakar bersama mobil itu.

    "Sopir diperkirakan mengantuk," ucap Agus melalui pesan singkat kepada Tempo hari ini, Ahad, 21 Juli 2019.

    Agus menerangkan bahwa truk tanki Pertamina oleng setelah menyenggol guadril pembatas tol sebelah kiri. "Kepala truk terlepas dan jatuh ke jalan arteri di depan gerbang Tol Rawamangun."

    Setelah kepala truk jatuh ke jalan arteri di bawahnya, dia melanjutkan, tanki dihajar mobil Cayla B 2230 TOW kemudian terjadi kebakaran hebat. "Tangki Pertamina masih berisi bahan bakar," kata Agus menjelaskan kecelakaan maut tersebut.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.