Rekayasa Lalu Lintas Terbaru Jalan Kalimalang Imbas Tol Becakayu

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembangunan Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu atau Becakayu di kawasan Jalan K.H. Noer Ali, Bekasi Selatan, Ahad, 30 Juni 2019. Pembangunan ruas Tol Becakayu seksi 2A ditargetkan rampung pada Agustus 2019. TEMPO/Subekti.

    Pembangunan Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu atau Becakayu di kawasan Jalan K.H. Noer Ali, Bekasi Selatan, Ahad, 30 Juni 2019. Pembangunan ruas Tol Becakayu seksi 2A ditargetkan rampung pada Agustus 2019. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Bekasi - Polres Bekasi Kota mendadak melakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Kalimalang yang terpengaruh proyek Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu atau Tol Becakayu. Perubahan skema manajemen lalu lintas ini berlaku hingga ujung Jalan Kalimalang di simpang Bekasi Cyber Park (BCP).

    "Perubahan ini atas diskresi kepolisian," kata Kepala Bidang Teknik Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bekasi Johan Budi Gunawan pada Rabu, 31 Juli 2019.

    Rencana semula yang telah disosialisasikan kepada pengguna jalan sejak sepekan terakhir adalah pengguna jalan dari Jalan Hasibuan atau Bani Saleh dialihkan menuju ke Jalan Letjen Sarbini di sisi utara Mega Bekasi Hypermall, masuk ke Jalan Ahmad Yani lalu berputar di kolong tol kemudian masuk ke Jalan Kalimalang utara Metropolitan Mal.

    Alternatif kedua, tanpa berputar yaitu melainkan langsung masuk ke Jalan Kalimalang sisi utara Metropolitan Mal menerobos median jalan yang telah disodet. Ini akan menjadi jalur permanen setelah ada pembangunan fly over dan jembatan baru di atas siltrap Kalimalang yang dibangun PT KKDM sebagai kompensasi pembangunan Tol Becakayu.

    Tapi pada prakteknya, hari ini mulai pukul 13.00 WIB ada perubahan skema. Akses ke Jakarta tetap melintas sampai ke simpang BCP lalu berputar di kolong tol. Adapun Jalan Hasibuan mulai bendung Bekasi dibuat satu arah hanya menuju ke Jakarta.

    Rekayasa lalu lintas imbas proyek Tol Becakayu juga berlaku bagi kendaraan dari Jakarta. Dari simpang BCP diberikan tiga pilihan. Berputar di kolong fly over Summarecon via Jalan Juanda, kemudian lewat sisi utara Mega Bekasi Hyper Mal, dan via Jalan Cut Mutia.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.