Cerita Terdakwa Kerusuhan 22 Mei Dapat 40 Juta Buat Beli Burung

Editor

Dwi Arjanto

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menggelar sidang dengan terdakwa lima orang pembawa batu dari ambulance Partai Gerindra, 16 September 2019. Ambulance tersebut membawa batu saat terjadi kerusuhan 22 Mei lalu. Tempo/Imam Hamdi

TEMPO.CO, Jakarta -Sidang kasus kerusuhan 22 Mei 2019 kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada Selasa, 17 September 2019. Agendanya hari ini adalah pemeriksaan saksi.

Dalam persidangan kali ini menghadirkan empat terdakwa yaitu Wawan, Dimas, Supriyatna, dan Dicky. Persidangan dimulai pukul 16.05 WIB. Mereka berempat menjadi terdakwa sekaligus saksi terhadap rekan yang lainnya.

Supriyatna mengaku dihadapan hakim bahwa dia mengambil tas berwarna coklat di dalam mobil saat terjadi kerusuhan 22 Mei. Tas tersebut sempat dibawa pulang ke rumah Wawan. Setelah dibuka terdapat uang sebanyak Rp 10 juta dan satu pucuk senjata api.

Uang tersbeut mereka bagi rata sehingga masing-masing mendapatkan Rp 2,5 juta. Setelah pembagian selesai, tas beserta senjata api dibawa pulang oleh Supriyatna.

Di rumah Supriyatna membuka tas tersebut kembali dan ternyata menemukan uang Rp 40 juta. Uang tersebut digunakan Supriyatna untuk membeli 3 ekor burung ngurai, sejumlah perhiasan emas, dan membayar utang.

"3 ekor burung Murai Rp 20 juta untuk ternak, emas kalung, cincin, gelang Rp 12 juta untuk istri. Dan bayar utang Rp 8 juta," kata Supriyatna kepada hakim.

Keempat terdakwa ini ditangkap tanggal 12 dan 13 Juni lalu oleh pihak kepolisian karena mereka terlihat dalam rekaman CCTV sedang melakukan pelemparan batu pada 22 Mei 2019.

Sebanyak 447 orang ditetapkan menjadi tersangka dalam rangkaian kerusuhan tersebut yang terjadi mulai 21 Mei malam hingga 23 Mei dinihari. Kasus para tersangka kerusuhan 22 Mei itu disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.

MARVELA | DA






Revitalisasi Lokananta Solo, Erick Thohir: Jangan Mangkrak!

6 hari lalu

Revitalisasi Lokananta Solo, Erick Thohir: Jangan Mangkrak!

Lokanantan dirancang tidak hanya untuk menjadi studio rekaman dan menyediakan panggung pertunjukan musik, tapi panggung dan etalase UMS.


Ingin Jadi Pengusaha Produk Kecantikan, Orang Boyolali Dilaporkan ke Polres Metro Depok

13 hari lalu

Ingin Jadi Pengusaha Produk Kecantikan, Orang Boyolali Dilaporkan ke Polres Metro Depok

Berniat jadi pengusaha produk kecantikan, nasib wiraswasta asal Boyolali, Jawa Tengah, Amiruddin malah berujung dilaporkan ke polisi.


Nikita Mirzani Jalani Sidang Hari Ini, Siapkan 9 Bantahan & Minta Ditangani Dewan Pers

13 hari lalu

Nikita Mirzani Jalani Sidang Hari Ini, Siapkan 9 Bantahan & Minta Ditangani Dewan Pers

Nikita Mirzani, hari ini, Senin, 21 November 2022, untuk kedua kalinya menjalani sidang di Pengadilan Negeri Serang.


Nikita Mirzani Siap Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Serang

20 hari lalu

Nikita Mirzani Siap Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Serang

Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Serang menyatakan Nikita Mirzani dijadwalkan sidang perdana di Pengadilan Negeri Serang hari ini.


Sidang Razman Arif Nasution Gugat Richard Lee Ditunda, Tapi Sempat Ribut Soal Kursi

25 hari lalu

Sidang Razman Arif Nasution Gugat Richard Lee Ditunda, Tapi Sempat Ribut Soal Kursi

Pihak Razman Arif Nasution optimis bakal menang gugatan, sedangkan pihak Richard Lee tak menunjukkan saksi fakta dan saksi ahli di persidangan.


14 Tahun Lalu Barack Obama Menjadi Presiden Amerika Serikat ke-44, Ini Kenangannya tentang Indonesia

29 hari lalu

14 Tahun Lalu Barack Obama Menjadi Presiden Amerika Serikat ke-44, Ini Kenangannya tentang Indonesia

Masa kecil Presiden Amerika Serikat ke-44 Barack Obama pernah di Menteng, Jakarta. Apa saja kenangannya tentang Indonesia?


Pengacara Sebut Terdakwa Binomo Indra Kenz Siap Hadapi Sidang Putusan Hari Ini

37 hari lalu

Pengacara Sebut Terdakwa Binomo Indra Kenz Siap Hadapi Sidang Putusan Hari Ini

Indra Kenz dituntut hukuman 15 tahun penjara dalam perkara penipuan investasi opsi biner Binomo.


Eksekusi Pengosongan Rumah Ditunda, Warga Tuding Pengadilan Negeri Tangerang Terbitkan Surat Palsu

46 hari lalu

Eksekusi Pengosongan Rumah Ditunda, Warga Tuding Pengadilan Negeri Tangerang Terbitkan Surat Palsu

Juru bicara PN Tangerang Arif Cahyono membantah surat penundaan eksekusi pengosongan rumah tersebut palsu.


Bangunan Halte Bus Transjakarta Bundaran HI Bergetar, Direktur: Kami Jamin 100 Persen Aman

53 hari lalu

Bangunan Halte Bus Transjakarta Bundaran HI Bergetar, Direktur: Kami Jamin 100 Persen Aman

TransJakarta menjamin keamanan halte bus Transjakarta Bundaran Hotel Indonesia (HI) yang saat ini tengah direvitalisasi.


JJ Rizal Minta Anies Baswedan Setop Pembangunan Halte Transjakarta Bundaran HI

29 September 2022

JJ Rizal Minta Anies Baswedan Setop Pembangunan Halte Transjakarta Bundaran HI

Pembangunan Halte Transjakarta di Bundaran HI dinilai merusak pemandangan ke arah Patung Selamat Datang yang menjadi cagar budaya