Massa Demonstrasi di Pejompongan Bubar, Gas Air Mata Masih Pekat

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjuk rasa berlari menghindari gas air mata saat terjadi kericuhan di kawasan Pejompongan, Jakarta, Kamis, 26 September 2019. ANTARA

    Pengunjuk rasa berlari menghindari gas air mata saat terjadi kericuhan di kawasan Pejompongan, Jakarta, Kamis, 26 September 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Sisa gas air mata usai demonstrasi semalam masih pekat di sekitar Jalan Pejompongan pada Kamis pagi ini. Namun massa di sekitar kawasan itu mulai membubarkan diri pada Kamis dini hari.

    Massa, yang sebagian menggunakan sepeda motor, telah mengarah ke Tanah Abang. Akan tetapi masih ada sejumlah orang yang berada di pinggir Jalan Pejompongan, Jakarta Pusat.

    Jejak demo semalam jelas terlihat di kawasan itu. Batu dan pecahan kaca serta botol-botol plastik berserakan di sisi kiri maupun kanan jalan. Asap juga masih mengepul dari pembakaran semalam. 

    Meskipun massa mulai membubarkan diri, jalan menuju Stasiun Palmerah dan belakang gedung DPR RI maupun fly over Slipi belum bisa dilalui.

    Massa demonstrasi di Pejompongan sempat dikagetkan dengan kehadiran truk polisi yang datang dari arah Bendungan Hilir. Truk tersebut tak bisa mendekat karena dihadang massa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.