Anies Resmikan 32 TPA dan PAUD Negeri di Kantor dan Pasar

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi sambutan pada acara gerak jalan guru Paud se-DKI Jakarta di Monas, Jakarta, 19 November 2017. Menurut Anies, guru Paud mengajar karena panggilan hati dan tidak bisa dikalahkan dengan yang lain. Tempo/Fakhri Hermansyah

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi sambutan pada acara gerak jalan guru Paud se-DKI Jakarta di Monas, Jakarta, 19 November 2017. Menurut Anies, guru Paud mengajar karena panggilan hati dan tidak bisa dikalahkan dengan yang lain. Tempo/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan 32 Taman Penitipan Anak (TPA) Negeri dan Satuan PAUD Sejenis (SPS) Negeri di kantor-kantor pemerintahan dan juga pasar di Jakarta. Peresmian dilakukan secara simbolis di TPA dan SPS di kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu 2 Oktober 2019.

    "Hari ini kami meresmikan 32 PAUD Negeri di kantor-kantor, baik kantor wali kota, camat, lurah, dan Pasar Jaya," kata Anies. 

    Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di tahun pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi itu menuturkan, DKI akan terus menambah jumlah PAUD baik yang dikelola oleh pemerintah maupun masyarakat. Dia berharap semua anak yang lahir, tumbuh, dan besar di Jakarta memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan anak usia dini.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meresmikan Tempat Penitipan Anak Negeri dan Satuan PAUD Sejenis (SPS) Negeri di kantor Wali Kota Jakarta Barat, 2 Oktober 2019. Tempo/Imam Hamdi

    Anies menilai, pendidikan anak usia dini sangat penting karena di usia inilah semua bekal hidup sesungguhnya diberikan. "Indonesia komitmen pada 2030 semua anak mendapatkan pendidikan usia dini, dan Jakarta akan mempercepat ini," ujarnya.

    Anies menuturkan roadmap pendidikan anak usia dini di ibu kota sedang disiapkan. Dengan adanya acuan kerja tersebut, pemerintah bisa mencapai target sesuai yang direncanakan. "Hari ini di 32 tempat kami resmikan, insya allah nanti akan lebih banyak lagi segera tuntas."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.