PP Versus FBR, Ini Lika Liku Bentrok Ormas di Bekasi

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah mobil jip operasional ormas Pemuda Pancasila teronggok hangus setelah pos ormas PP di Jalan Gamprit, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, dibakar sekelompok orang tak dikenal, Rabu dini hari, 28 Maret 2018. TEMPO/Adi Warsono

    Sebuah mobil jip operasional ormas Pemuda Pancasila teronggok hangus setelah pos ormas PP di Jalan Gamprit, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, dibakar sekelompok orang tak dikenal, Rabu dini hari, 28 Maret 2018. TEMPO/Adi Warsono

    TEMPO.CO, Jakarta - Ormas di Bekasi kembali berulah. Terbaru adalah Pemuda Pancasila dan Forum Betawi Rempug (FBR) terlibat bentrokan. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu 16 November 2019, atau belum sebulan dari demo aliansi ormas dan LSM menuntut kelola parkir minimarket yang kemudian viral karena diberi jalan pemerintah daerah setempat pada 23 Oktober lalu. 

    Bentrok PP dan FBR pada Sabtu pekan lalu berawal dari sebuah tempat hiburan malam pada dinihari. Keributan antara dua orang berkembang menjadi tawuran antar kelompok. Massa FBR menyerbu maskas PP di di Arenjaya, Bekasi Timur, pada pagi harinya. Satu orang terluka.

    Ulah premanisme ormas di Kota Bekasi bertambah panjang dengan peristiwa tersebut. Selain tuntutan memungut parkir minimarket dan surat tugasnya yang bikin heboh pada bulan lalu, berikut ini tiga di antara kejadian ulah ormas-ormas tersebut selama tiga tahun terakhir,

    1. Bentrok GMBI Versus GIBAS dan PP

    Tiga kelompok ormas bentrok di lingkungan Kantor Pemerintah Kota Bekasi pada 25 Januari 2018. Diawali dengan 300-an anggota ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia atau GMBI yang menggelar unjuk rasa, menuduh instansi terkait korupsi pungutan retribusi parkir kendaraan. Mulanya menghadapi petugas Satpol PP, massa GMBI kemudian beralih bentrok dengan massa dari Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi atau GIBAS dan Pemuda Pancasila atau PP yang tiba-tiba datang ke lokasi.

    Mereka saling provokasi dan lempar batu atau benda lainnya. Sedikitnya sepuluh orang anggota ormas dan Satpol PP mengalami luka-luka, selain tiga unit mobil rusak di bagian kaca depan dan samping.

    Kelompok massa dari Ormas GMBI bentrok dengan kelompok massa dari gabungan ormas seperti FBR, Gibas, dan Pemuda Pancasila pecah di depan Plasa Pemerintah Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, 25 Januari 2018.

    2. Bentrok PP dan GMBI

    Dua kelompok ormas PP dan GMBI yang satu kubu dalam bentrokan 25 Januari 2018, terlibat saling serang di Jalan Raya Kalimalang, Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Selasa, 5 Desember 2017. Pemicunya, saling singgung mengenai pemasangan baliho yang disusul penyerangan terhadap satu anggota PP serta perusakan pos milik PP. Bentrok melibatkan ratusan anggota keduanya. 

    3. Bentrok GMBI dan GIBAS 

    Bentrokan antara Ormas GIBAS dan GMBI terjadi di Ruko Palais De Paris Delta Mas, Desa Sukamahi Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, pada 23 Maret 2017. Bentrokan ini bermula ketika beberapa anggota GIBAS mendatangi markas GMBI di kompleks ruko tersebut. Sebelumnya, seorang anggota GMBI menghajar seorang anggota GIBAS dengan kunci kemudi mobil hingga mengalami luka yang cukup serius karena konflik pribadi.

    MEIDYANA ADITAMA WINATA ZW | BERBAGAI SUMBER


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.