Pengguna GrabWheels yang Nakal Bakal Didenda Rp 300 Ribu

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dinas Bina Marga DKI mengimbau pengguna skuter listrik pribadi maupun GrabWheels dan skateboard tidak mengoperasikannya di atas JPO. instagram.com/binamargadki

    Dinas Bina Marga DKI mengimbau pengguna skuter listrik pribadi maupun GrabWheels dan skateboard tidak mengoperasikannya di atas JPO. instagram.com/binamargadki

    TEMPO.CO, Jakarta -PT GrabWheels akan memberikan sanksi sebesar Rp300.000 untuk pelanggar aturan pengguna layanan skuter listrik miliknya sebagaimana ditetapkan dalam syarat dan ketentuan dari perusahaan itu.

    "Pengguna yang terbukti melanggar aturan keselamatan GrabWheels seperti berkendara dengan berboncengan dengan satu skuter listrik atau membiarkan anak di bawah umur mengendarai skuter dan sebagainya akan didenda sebesar Rp300.000 serta akun mereka ditangguhkan," kata Head of Public Affais Grab Indonesia Tri Sukma Anreiano di pelataran FX Sudirman, Jakarta, Senin, 18 November 2019.

    Aturan- aturan lainnya yang harus dipatuhi oleh pengguna agar tidak terkena denda dari Grab di antaranya pengguna harus menggunakan helm yang disediakan, tidak melewati batas kecepatan lebih dari 15 km/jam.

    Aturan denda ini nantinya akan diberlakukan di seluruh Indonesia namun akan diinisiasikan di area Senayan-Gelora Bung Karno.

    "Kita akan mulai minggu ini, secepatnyalah," kata Tri saat ditanya mengenai diberlakukannya aturan denda Rp 300 ribu itu.

    Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan DKI Priyanto (kiri) bersama Head of Public Affairs Grab Indonesia Tri Sukma Anreiano (kanan) saat acara bersama rencana jalur khsusus di kawasan Sudriman Jakarta Selatan, Senin 18 November 2019. Tempo/Taufiq Siddiq

    Belum dirinci apakah denda itu nantinya akan dibayarkan via aplikasi atau secara langsung, menurut Tri hal itu sedang dimatangkan. "Ada banyak kan opsinya. Nanti kita akan jelaskan kalau kita sudah pasti," kata Tri.

    Nantinya Grab Indonesia akan menyiagakan sekitar enam orang di tiga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di sekitar kawasan Senayan-GBK untuk menindak para pengguna GrabWheels yang melanggar aturan.

    Sebelumnya, tren penggunaan skuter listrik yang disewakan oleh GrabWheels sedang naik daun terutama bagi warga Ibu Kota.

    Sayangnya banyak pengguna yang melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh pihak GrabWheels.

    Puncaknya saat panel- panel kayu di tiga JPO yaitu JPO Senayan, JPO Gelora Bung Karno, dan JPO Polda Metro Jaya mengalami kerusakan akibat terus-terusan bergesekan dengan skuter listrik GrabWheels yang dioperasikan pada fasilitas pejalan kaki itu.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.