PD Pasar Jaya Siapkan Pasar Kenari untuk Relokasi PKL Pasar Senen

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedagang menjual pakaian di pinggir jalan Pasar Senen, Jakarta, Selasa, 26 Maret 2019. Hampir setengah badan jalan dibuat berjualan oleh pedagang, akibatnya kendaraan terganggu untuk melintas dan membuat wilayah tersebut terlihat semrawut. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Pedagang menjual pakaian di pinggir jalan Pasar Senen, Jakarta, Selasa, 26 Maret 2019. Hampir setengah badan jalan dibuat berjualan oleh pedagang, akibatnya kendaraan terganggu untuk melintas dan membuat wilayah tersebut terlihat semrawut. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - PD Pasar Jaya siap menampung para pedagang kaki lima yang akan direlokasi oleh Pemerintah Kota Jakarta Pusat dari trotoar pasar Senen ke Pasar Kenari.

    "Kios di sesuaikan dengan kebutuhan yang diminta Pak Wali Kota agar semua pedagang bisa ditampung," kata Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin saat dihubungi Antara, Selasa, 19 November 2019.

    Jika dirasa masih kurang dan di Kenari sudah penuh, Pasar Jaya masih memiliki pasar lainnya untuk menampung pedagang.

    Arief mengatakan pedagang yang nanti direlokasi tidak perlu khawatir dengan jumlah pembeli di Pasar Kenari. Sebab, pasar itu dirancang sebagai tempat one stop shopping sehingga dapat menarik minat pengunjung dengan berbagai kebutuhan untuk datang berbelanja.

    "Sekarang di Pasar Kenari Lantai 3, ada Jakbook yang cukup ramai dan sedang dalam proses pembangunan Bioskop di atasnya," kata Arief.

    Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi sebelumnya mengatakan pihaknya meminta PD Pasar Jaya sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta untuk menyediakan fasilitas di Pasar Kenari bagi 108 PKL yang berasal dari trotoar Pasar Senen. Relokasi dilakukan untuk menata dan mengembalikan fungsi Jalan Senen Raya untuk lalu lintas sehingga tidak lagi terlihat kemacetan yang semrawut.

    Kawasan trotoar Pasar Senen hingga saat ini kerap kali dipenuhi pedagang kaki lima yang didominasi pedagang baju bekas. Para pedagang itu sebelumnya berdagang di Pasar Senen Blok I dan II yang terbakar pada September 2017. Hingga saat ini, bangunan yang terbakar itu belum dibangun kembali. Tidak hanya mengambil jalur pejalan kaki, para pedagang yang muncul mulai dari pukul 14.00-22.00 WIB itu pun seringkali menggunakan badan jalan raya untuk menjajakan dagangannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?