Rawan Kecelakaan, Coran di Jalan Kalimalang Dibongkar

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur membongkar paksa coran semen yang dibuat warga melebihi batas Jalan Saluran Kalimalang, Selasa, 26 November 2019. ANTARA/HO-Sudin Bina Marga Jaktim

    Petugas Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur membongkar paksa coran semen yang dibuat warga melebihi batas Jalan Saluran Kalimalang, Selasa, 26 November 2019. ANTARA/HO-Sudin Bina Marga Jaktim

    TEMPO.CO, Jakarta - Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur membongkar paksa sejumlah coran yang melebihi batas di Jalan Saluran Kalimalang, Cipinang Melayu, Makasar.

    "Pembongkaran jalan masuk pribadi yang melebihi batas sehingga membahayakan pengendara motor maupun sepeda," kata Kepala Seksi Jalan Sudin Bina Marga Jatim, Benny Situmorang, di Jakarta, Selasa, 26 November 2019.
     
    Coran semen itu sengaja dibuat warga sebagai akses keluar masuk menuju rumah yang berfungsi menjadi jembatan di atas saluran air. Namun coran itu menuai protes sejumlah pengendara di Jalan Kalimalang karena rawan menimbulkan kecelakaan serta membuat badan jalan menyempit.
     
    Keluhan tersebut salah satunya datang dari pemilik akun Instagram @wikeu1 yang mengaku pernah terjatuh dari motor saat melintas di atas coran yang melebihi batas. 
    "Coran itu jadi semacam tanjakan yang melewati batas jalan raya. Saking tingginya motor saya sampai oleng terus jatuh," katanya.

    Dari laporan tersebut, kemudian Benny menginstruksikan jajarannya membongkar paksa coran semen yang membahayakan pengendara. Sedikitnya tiga petugas membongkar coran dengan mesin pemecah beton dan sebagian mencukil dengan linggis.
     
    Gundukan coran yang berdimensi lebih tinggi dari badan Jalan Kalimalang dipapas hingga rata jalan. "Kami mengimbau masyarakat untuk patuh pada ketentuan garis sempadan jalan. Jangan sampai melebihi karena bahaya untuk yang lain," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.