DKI Anggarkan Komputer PAUD Rp 15 Juta, DPRD: Ketinggian

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meresmikan Tempat Penitipan Anak Negeri dan Satuan PAUD Sejenis (SPS) Negeri di kantor Wali Kota Jakarta Barat, 2 Oktober 2019. Tempo/Imam Hamdi

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meresmikan Tempat Penitipan Anak Negeri dan Satuan PAUD Sejenis (SPS) Negeri di kantor Wali Kota Jakarta Barat, 2 Oktober 2019. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta- Dinas Pendidikan DKI dan Komisi E sepakat mengganti spesifikasi komputer untuk PAUD yang usulan awalnya per unit Rp 15,5 juta menjadi komputer seharga Rp 7,8 juta.

    "Kalau yang Rp 15 juta ini terlalu tinggi untuk PAUD, kalau untuk insinyur gak apa-apa," ujar Ketua Komisi E Imam Satria di DPRD, Kamis 5 Desember 2019.

    Awalnya Dinas Pendidikan DKI mengusulkan anggaran Rp 3,6 miliar untuk pengadaan 210 unit komputer untuk administrasi PAUD.

    Anggaran tersebut kemudian menjadi sorotan anggota dewan karena nilainya yang cukup tinggi. Salah satunya dari anggota komisi E dari Fraksi PSI Ahmad Idris. "Kalau ini terlalu besar," ujarnya.

    Idris juga mempertanyakan distribusi dari 210 unit komputer tersebut. "Ini apakah satu PAUD, satu komputer atau bagaimana," ujarnya.

    Menanggapi hal itu Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Syaefuloh menyatakan bahwa komputer tersebut untuk satu PAUD negeri di Jakarta. "Satu komputer untuk satu PAUD negeri," ujarnya.

    Sedangkan terkait harga komputer, Syaefuloh mengatakan dinas tidak keberatan dengan keputusan tersebut. "Kami setuju karena anggaran ini harus efisien," ujarnya.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.