Usai Hujan Deras, UPK Badan Air Angkut 65 Ton Sampah dari Kali

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) saat mengangkat sampah koper yang berada di Kali Item, Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis, 3 Oktober 2019. Kegiatan pembersihan Kali Item tersebut rutin dilakukan agar Kali Item tak lagi dipenuhi sampah dan lumpur. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) saat mengangkat sampah koper yang berada di Kali Item, Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis, 3 Oktober 2019. Kegiatan pembersihan Kali Item tersebut rutin dilakukan agar Kali Item tak lagi dipenuhi sampah dan lumpur. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Unit Pelaksana Kebersihan Badan Air Jakarta Barat mengangkut sebanyak 65,66 ton sampah dari sejumlah aliran kali di wilayah itu setelah hujan melnada pada Selasa, 17 Desember lalu.

    Kepala Satuan Pelaksana UPK Badan Air Jakarta Barat Haryanto Silalahi mengatakan sampah terbanyak dikumpulkan dari Kali Banjir Kanal Barat sebanyak 26 ton. "Semua tumpukan ini sudah selesai ditangani dari mulai usai hujan kemarin sore, malam sampai dengan Rabu pagi jam 09.00 WIB," ujarnya, Rabu, 18 Desember 2019.

    Di Kali Mookevart, Cengkareng, petugas mengeruk sebanyak 3 ton sampah. Di Cengkareng Drain sebanyak 3,44 ton sampah. Kemudian di Kali Cantiga sebanyak 6,13 ton dan Kali Cengkareng Drain, Saringan Kembangan Baru sebanyak 8,4 ton.

    "Di Kecamatan Palmerah tepatnya di Saringan Golkar kami keruk 7,66 ton sampah," kata Haryanto.

    Petugas juga mengangkut sampah di Kali Semanan sebanyak 4,59 ton, di Kali Mookevart, Saringan Warung Pojok sebanyak 3,44 ton dan di Kali Anak Ciliwung di Taman Sari sebanyak 3,06 ton.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.