BMW Tabrak Apotek Senopati, Sopir Konsumsi Alkohol, Ganja, dan ..

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pria minum alkohol. campusdiary.co.ke

    Ilustrasi pria minum alkohol. campusdiary.co.ke

    TEMPO.CO, Jakarta - Selain mengkonsumsi alkohol, pengemudi mobil BMW penabrak Apotek Senopati di Kebayoran, Jakarta Selatan, juga terbukti menelan obat penenang dan narkoba jenis ganja. Andre Sutio, si pengemudi, menjalani pemeriksaan urine dan didapati hasil itu setelah kecelakaan yang terjadi pada Sabtu subuh, 28 Desember 2019.

    "Untuk kasus ganja ditangani Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan," ucap Perwira Unit Kecelakaan Lalu Lintas Kepolisian Resor Jakarta Selatan Ajun Komisaris Mulyadi saat dihubungi, Sabtu 28 Desember 2019.

    Kecelakaan menabrak apotek itu terjadi pada Sabtu sekitar pukul 04.30 WIB. Tak ada korban jiwa dalam kasus tabrakan ini. Mulyadi menjelaskan kerugian materi berupa kerusakan pada mobil BMW bagian depan, yaitu patah as ban depan kiri, serta rusaknya sebagian bangunan apotek.

    Polisi pun telah menetapkan Andre sebagai tersangka. Sebanyak empat orang saksi, kata Mulyadi, telah diperiksa. Proses pemeriksaan terhadap Andre sebagai tersangka juga telah rampung. Meski begitu, polisi tak menahannya. "Mengingat kasusnya kecelakaan dengan kerugian materi," kata Mulyadi.

    Atas kejadian ini, polisi menjerat Andre dengan Pasal 310 ayat (1) Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya (LLAJ) dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 bulan dan/atau denda maksimal Rp 1 juta.

    Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan Komisaris Sri Widodo mengatakan Apotek Senopati sudah berulang kali ditabrak oleh kendaraan. Sebelumnya, pada 27 Oktober lalu, mobil Nissan Livina yang dikendarai oleh Putri Kalingga Hermawan juga menabrak hingga menewaskan seorang satpam yang sedang berjaga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.