Tebang 190 Pohon di Monas, Begini Klaim Pengelola

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Monumen Nasional (Monas), Jakarta. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Suasana Monumen Nasional (Monas), Jakarta. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta- Pemerintah DKI memastikan kawasan Monas yang mengalami penebangan ratusan pohon akan tetap menjadi kawasan hijau.

    "Ya jadi kawasan hijau nantinya akan digantikan di lokasi yang saat ini masih dalam proses," ujar Kepala Unit Pengelola Monas Muhamad Isa Sarnuri saat dihubungi, Kamis 16 Januari 2020.

    Sarnuri mengatakan di kawasan hijau itu akan dijadikan taman, jalur hijau dan kolam air. Revitalisasi juga akan dilakukan pada tugu dan tapak kawasan. "Proyek revitalisasi Monas tindak lanjut dari hasil sayembara tahun 2018," ujarnya.

    Dalam revitalisasi kali ini lanjut Sarnuri, pengelola menebang setidaknya 190 pohon. Namun dia menegaskan lokasi itu akan diganti dengan kawasan hijau.

    Aksi penebangan pohon tersebut dikritik oleh Koalisi Pejalan Kaki. "Ketika kota-kota besar di belahan dunia berlomba menanam pohon sebanyak-banyaknya, di Jakarta, Monas pohonnya mulai ditebangi untuk revitalisasi Monas," tulis koalisi di akun resmi twitternya.

    Koalisi mengaku tidak anti dengan pembangunan, namun juga harus mengutamakan lingkungan. "Kami tidak anti pembangunan yang kami sayangkan  cara membangunnya. Pohon memiliki manfaat besar, tidak seharusnya ditebang."

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.