Sempat Buka, Mal Taman Anggrek kembali Alami Listrik Padam

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lampu LED di bangunan mal Taman Anggrek, Jakarta Barat mati akibat banjir Jakarta di awal tahun. Bangunan mal tampak gelap pada Sabtu malam, 11 Januari 2020. TEMPO/Lani Diana

    Lampu LED di bangunan mal Taman Anggrek, Jakarta Barat mati akibat banjir Jakarta di awal tahun. Bangunan mal tampak gelap pada Sabtu malam, 11 Januari 2020. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta -Dua pekan setelah berhenti beroperasi akibat banjir Jakarta, Mal Taman Anggrek Jakarta Barat sempat kembali beroperasi perdana, Kamis, 16 Januari 2020. Namun sekitar pukul 17.55 WIB, kembali mengalami mati listrik.

    Pantauan ANTARA, terdapat suara "dup," kemudian lampu listrik mendadak padam. Hal itu menyebabkan, kegiatan salah satu pusat belanja terbesar di Jakarta itu berhenti mendadak. Pengunjung pun panik dan menyalakan senter ponsel akibat peristiwa tersebut.

    Sejumlah penyewa gedung musiman yang sedang melayani pengunjung, mendadak menutup lapaknya. Satu per satu pengunjung kemudian menuju pintu keluar dari dalam mal tersebut.

    Selain itu, sejumlah pengunjung juga sempat terjebak di lift, termasuk dua lansia berkursi roda sebelum akhirnya lift kembali beroperasi dan pengunjung dapat keluar.

    Manajemen Mal Taman Anggrek melalui pengeras suara mengumumkan telah terjadi gangguan suplai listrik PLN pada pusat belanja tersebut. Sebelum mati listrik, Mal Taman Anggrek terasa panas dan pengap. Selain itu, aroma tidak sedap juga muncul dari berbagai tempat di sejumlah lantai.

    "Di sini memang baru nyala listriknya pake genset. Kami rutin sih ikutan agenda, biasanya dingin, kalau sekarang maklum aja, jadi ya panas banget mal-nya," ujar salah satu penjual di gerai kosmetik, Via.

    Tak hanya itu, wahana seluncur es (ice skeating) yang populer di Mal Taman Anggrek, belum dibuka karena masih dalam perbaikan. Kemudian, listrik kembali menyala sekitar pukul 18.30 WIB meski sebagian besar mal masih gelap.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.