Selain Ketua DPRD DKI, Wakil Pimpinan dari PKS Juga Ajukan Cuti

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cawagub DKI dari PKS Agung Yulianto dan Abdurrahman Suhaimi di Sabang, Jakarta Pusat, 19 Desember 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Cawagub DKI dari PKS Agung Yulianto dan Abdurrahman Suhaimi di Sabang, Jakarta Pusat, 19 Desember 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta- Wakil Pimpinan DPRD DKI Abdurahman Suhaimi juga ikut mengajukan cuti hingga beberapa hari ke depan untuk melaksanakan ibadah umrah ke Arab Saudi.

    Hal ini menambah jumlah pimpinan DPRD DKI yang cuti menjadi dua orang setelah Pimpinan DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi juga izin hinhha beberapa hari ke depan."Iya saya mengajukan izin selama 12 hari," ujar Suhaimi kepada Tempo, Minggu, 19 Januari 2020.

    Suhaimi mengatakan saat ini masih dalam perjalanan ke Arab Saudi. "Sekarang masih di perjalanan umrah," ujar politikus Fraksi PKS itu.

    Sedangkan Pimpinan DPRD Prasetio telah cuti terhitung sejak Selasa, 14 Januari 2020. Sekretaris DPRD M. Yuliadi mengatakan, politikus PDIP itu cuti untuk mengecek kondisi bonggol pahanya ke Penang, Malaysia.

    "Kan di bonggol pahanya dulu bekas jatuh atau bekas tabrakan. Jadi bonggolnya di berapa tahun sekali harus dicek," kata Yuliadi saat dihubungi Sabtu, 18 Januari 2020.

    Menurut dia, Prasetio aktif kembali mengemban tugasnya sebagai ketua dewan pada 27 Januari 2020. Wakil Ketua DPRD Zita Anjani ditunjuk sebagai pelaksana harian (Plh) Ketua DPRD. Anak Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, ini mulai menggantikan posisi Prasetio sejak 14 Januari.

    Menurut Yuliadi, Prasetio seharusnya berangkat ke Penang sebelum masa pemilihan calon legislatif pada 2019. Namun, jadwal tersebut harus mundur. "Karena dia sibuk dimundurin jadi sekarang," ucap dia.

    LANI DIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.