Banjir di Jatinegara, Pengguna Jalan Tol Becakayu Putar Balik

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Air terjun dadakan dari Tol Becakayu di Kalimalang, Kota Bekasi, Kamis, 21 November 2019. Tempo/Adi Warsono

    Air terjun dadakan dari Tol Becakayu di Kalimalang, Kota Bekasi, Kamis, 21 November 2019. Tempo/Adi Warsono

    TEMPO.CO, Bekasi -Kemacetan parah terjadi di ruas Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu atau Tol Becakayu mengarah ke Jakarta, Jumat, 24 Januari 2020. Penyebabnya ada banjir setelah exit tol di wilayah Jatinegara, Jakarta Timur.

    "Tadi naik dari pintu Galaxy (Bekasi Selatan), sampai di ujung exit DI. Panjaitan sudah macet sekitar 100 meter," kata seorang pengguna jalan tol itu, Bambang menceritakan kepada Tempo, Jumat, 24 Januari 2020.

    Bambang naik sekitar pukul 10.00 WIB, sampai pukul 12.00 WIB, warga Rawalumbu, Kota Bekasi ini masih berada di atas akibat macet. Setelah menunggu hingga 20 menit, rupanya pengguna jalan di depannya sebagian besar putar balik.

    "Saya langsung telepon ke pihak Tol Becakayu, katanya di jalan menuju Jatinegara banjir," kata Bambang yang hendak menuju ke Kuningan, Jakarta Selatan ini.

    Petugas di lapangan, kata dia, membantu pengguna jalan untuk putar balik, sehingga diberlakukan sistem contraflow sampai ke exit Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi. "Terakhir semua keluar Jatiwaringin, termasuk yang baru naik dari Galaxy," ucapnya.

    Dari Jatiwaringin, Bambang memutuskan untuk membatalkan perjalanan menuju ke Kuningan, Jakarta Selatan. "Pulang ke rumah lewat Tol Jakarta-Cikampek," kata dia.

    Ia sempat mengambil video penampakan kemacetan di atas Tol Bekacayu. Pada pukul 12.00 WIB, banyak pengguna jalan itu turun dari kendaraannya. Tampak juga sebagian mobil mulai putar balik ke arah berlawanan atau menuju ke Bekasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.