Jokowi Setujui Normalisasi Kali Bekasi untuk Pengendalian Banjir

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga berjalan di dekat mobil yang rusak pascabanjir di Perumahan Pondok Gede Permai Bekasi, Jawa Barat, Kamis 2 Januari 2020. Banjir yang telah menggenangi rumah warga selama dua hari tersebut terjadi akibat luapan Kali Bekasi. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah

    Sejumlah warga berjalan di dekat mobil yang rusak pascabanjir di Perumahan Pondok Gede Permai Bekasi, Jawa Barat, Kamis 2 Januari 2020. Banjir yang telah menggenangi rumah warga selama dua hari tersebut terjadi akibat luapan Kali Bekasi. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Bekasi - Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah menyetujui normalisasi Kali Bekasi sebagai langkah pengendalian banjir di wilayah Kota Bekasi. Dana yang disiapkan sebesar Rp 4,3 triliun lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

    "Rencananya pakai dana multi years, tiga tahun tahun anggaran dimulai dari tahun ini," kata Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto di Bekasi, Rabu, 29 Januari 2020.

    Menurut dia, pelaksanaan normalisasi Kali Bekasi oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC) akan dimulai pada September mendatang. Ditargetkan proyek itu rampung tiga tahun kemudian. Meski sudah ada lampu hijau dari Presiden, kata dia, pemerintah daerah belum mendapatkan desain normalisasi sungai itu.

    "Desainnya belum final karena ada perubahan desain," kata dia.

    Ia mengatakan, sejumlah kegiatan dengan dana Rp 4,3 triliun tersebut tak hanya berupa normalisasi sungai, melainkan pembangunan turap, penataan sempadan, serta peningkatan kualitas jembatan yang rusak akibat terjangan arus ketika banjir.

    "Ada bendungan juga," kata dia.

    Kepala Bidang Perencanaan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Bekasi, Erwin Gwinda mengatakan, fokus penataan normalisasi Kali Bekasi yang telah disetujui Jokowi itu akan dilakukan di sekitar kawasan Pondok Gede Permai (PGP). Kawasan itu  dipilih karena merupakan titik pertemuan Kali Cileungsi dan Cikeas. "Penataan sempadan Kali bekasi pascabanjir dan normalisasi, serta rekonstruksi tanggul," kata dia.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cegah Covid-19, Kenali Masker Kain, Bedah, N95, dan Respirator

    Seorang dokter spesialis paru RSUP Persahabatan membenarkan efektifitas masker untuk menangkal Covid-19. Tiap jenis masker memiliki karakter berbeda.