Rapat Ma'ruf Amin Bikin Jadwal KRL Tertunda, PT KCI Minta Maaf

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Ma'ruf Amin bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, dan Kepala BNPB Doni Monardo menggelar rapat di dalam Kereta Inspeksi 4 saat menuju ke Lebak, Banten, untuk meninjau korban banjir bandang, 30 Januari 2020. Foto: Sekretariat Wakil Presiden

    Wakil Presiden Ma'ruf Amin bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, dan Kepala BNPB Doni Monardo menggelar rapat di dalam Kereta Inspeksi 4 saat menuju ke Lebak, Banten, untuk meninjau korban banjir bandang, 30 Januari 2020. Foto: Sekretariat Wakil Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Rapat yang dilakukan Wakil Presiden Ma'ruf Amin bersama para menteri di atas kereta api pada Kamis, 30 Jauari 2020 membuat keterlambatan di jalur KRL Tanah Abang -Rangkasbitung.

    Masyarakat mengeluh terkait penundaan perjalanan di relasi ke Rangkasbitung. Bahkan viral video yang menyoraki rombongan Ma'ruf Amin di atas kereta api itu.

    “Mohon maaf kalau ada keterlambatan 20-30 menit. Tentu ini karena ada pergantian jalur dan kami harus memastikan keselamatan yang utama,” ujar Humas PT Kereta Commuter Indonesia Anne Purba saat dihubungi pada Jumat 31 Januari 2020.

    Lebih lanjut, Anne juga menyatakan kalau kunjungan Ma'ruf tidak sekadar melakukan rapat seperti yang diketahui masyarakat, melainkan kunjungan dalam rangka pengembangan agar kereta api menjadi lebih baik.

    “Bukan rapat saja. Tetapi itu melakukan visit pengembangan jalur Rangkas-Serang yang akan direvitalisasi dan dibangun elektrifikasi supaya mobilisasi masyarakat Rangkas-Serang juga semakin baik,” kata Anne dalam keterangan tertulisnya.

    Dia pun menambahkan bahwa upaya pemerintah tersebut hendaknya didukung, karena bermanfaat dalam jangka panjang serta mendukung mobilisasi dan ekonomi masyarakat Rangkasbitung-Serang.

    “Ini sangat bermanfaat dalam jangka panjang dan mendukung mobilisasi, juga ekonomi masyarakat Rangkas-Serang,” kata dia.

    Sebelumnya, dalam cuitan yang diunggah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi lewat akun Twitter nya @BudiKaryaS menyebut bahwa Ma’ruf Amin sedang melakukan diskusi penting di dalam kereta api. “Rapat di atas Kereta Api dipimpin Wapres Pak KH Maruf Amin menuju Lebak, Banten. Kami membahas Kereta Api, Jalan Toll, bencana banjir di Lebak, dan upaya resettlement para pengungsi, semoga bisa teratasi,” cuit Budi Karya kemarin.

    Tapi cuitan tersebut malah mendapat banyak reaksi negatif dari netizen yang mengeluh perjalanan KRL -nya terhambat karena ada kunjungan Ma’ruf Amin itu.

    "Ini ternyata yang bikin numpuk sampe jadi keterlambatan. kocak," cuit seorang netizen @juliussanjaya. Dia melampirkan foto penumpukan penumpang di stasiun dan terlihat kereta berwarna putih melintas.

    "Mohon maaf Pak, gara-gara ini kemarin Stasiun Tanah Abang sesak banget, udah kayak ikan teri..." cuit pemilik akun @daha_r.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ETLE, Berlakunya Sistem Tilang Elektronik Kepada Sepeda Motor

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah memberlakukan sistem tilang elektronik (ETLE) kepada pengendara sepeda motor.