Tilang Elektronik Motor Diberlakukan, Jumlah Pelanggaran Turun

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kamera pengawas atau 'closed circuit television' (CCTV) terpasang di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis 23 Januari 2020. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menerapkan tilang elektronik atau 'electronic traffic law enforcement' (ETLE) untuk pengendara sepeda motor di sepanjang Jalan Sudirman - MH Thamrin dan jalur koridor 6 Trans-Jakarta Ragunan-Dukuh Atas mulai awal Februari 2020. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    Kamera pengawas atau 'closed circuit television' (CCTV) terpasang di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis 23 Januari 2020. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menerapkan tilang elektronik atau 'electronic traffic law enforcement' (ETLE) untuk pengendara sepeda motor di sepanjang Jalan Sudirman - MH Thamrin dan jalur koridor 6 Trans-Jakarta Ragunan-Dukuh Atas mulai awal Februari 2020. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejak sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) untuk sepeda motor diberlakukan pada 1 Februari 2020, jumlah pengendara sepeda motor yang melakukan pelanggaran mengalami penurunan hingga kemarin. Pelanggaran tersebut seperti menerobos jalur Transjakarta, tak memakai helm, hingga melanggar marka jalan.

    "Jumlah pelanggaran yang ter-capture pada 3 Februari 2020 dibandingkan dengan 2 Februari 2020 mengalami penurunan sejumlah 13 pelanggaran," ujar Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya Komisaris Fahri Siregar dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 4 Februari 2020.

    Fahri menerangkan pada 2 Februari 2020 jumlah pengendara sepeda motor yang melanggar lalu lintas mencapai 174 pelanggar. Sedangkan pada hari kedua jumlahnya menurun menjadi 161 pelanggar.

    Penurunan jumlah pelanggaran paling banyak terjadi pada jenis menerobos jalur Transjakarta. Pada hari kedua pelaksanaan E-TLE, penunggang sepeda motor yang masuk ke jalur steril itu mencapai 118 kendaraan. Sedangkan kemarin jumlahnya merosot menjadi 91 pelanggar.

    "Hanya 1 pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm," ujar Fahri.

    Sistem tilang E-TLE kendaraan motor tak berbeda dengan mobil. Alur penilangan itu antara lain, polisi akan mengirimkan surat tilang ke alamat pelanggar, pemberian waktu 7 hari bagi pelanggar melakukan konfirmasi tilang, pemblokiran STNK jika pelanggar mengabaikan tilang, dan yang terakhir pelanggar membayar kewajibannya melalui bank dengan batas waktu 7 hari setelah konfirmasi.

    Penerapan E-TLE terhadap kendaraan sepeda motor ini berlangsung di Jalan Sudirman - Thamrin dan Koridor 6 Transjakarta, yaitu Ragunan - Dukuh Atas. Jenis kamera yang digunakan pun merupakan kamera E-TLE yang saat ini sudah beroperasi.

    "Ada 57 (kamera E-TLE) di ruas Sudirman - Thamrin, kami tingkatkan untuk penindakan sepeda motor plus 2 kamera yang di jalur Transjakarta," ujar Fahri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.