Negatif Corona, ABK World Dream Dibawa KRI ke Tanjung Priok

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • WNI kru kapal World Dream berolah raga bersama petugas di geladak KRI dr Soeharso ketika menuju lokasi observasi COVID-19 Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Kamis, 27 Ferbruari 2020. Mereka akan diobservasi selama 14 hari. ANTARA/HO/Dispenal

    WNI kru kapal World Dream berolah raga bersama petugas di geladak KRI dr Soeharso ketika menuju lokasi observasi COVID-19 Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Kamis, 27 Ferbruari 2020. Mereka akan diobservasi selama 14 hari. ANTARA/HO/Dispenal

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 188 ABK kapal pesiar World Dream berangkat dari Pulau Sebaru menuju pelabuhan Kolinlamil di Tanjung Priok setelah selesai menjalani observasi corona 14 hari. Mereka dibawa menggunakan KRI Semarang-594.

    Pantauan Antara, Sabtu, KRI Semarang-594 berangkat dari perairan Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu sekitar pukul 08.00 WIB. Diperkirakan perjalanan menempuh waktu  tiga jam. KRI Semarang akan tiba di Tanjung Priok sekitar pukul 11.00.

    Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Laksamana Madya Yudo Margono ikut dalam perjalanan kapal tersebut. Sesuai rencana, Yudo akan menyerahkan secara resmi para ABK World Dream itu kepada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Efendi.

    Para ABK kapal pesiar itu terdiri dari 172 laki-laki dan 16 perempuan. Mereka telah menyelesaikan proses observasi corona sejak Jumat 28 Februari hingga Jumat 13 Maret atau selama 14 hari di Pulau Sebaru Kecil.

    Dalam proses observasi corona para ABK World Dream di Kepulauan Seribu, turut bersama mereka 67 petugas pendamping kesehatan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.