Anies Sarankan Tiru Negara Lain dalam Atasi Virus Corona

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat update perkembangan kasus virus Corona di Jakarta, Jumat 13 Maret 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat update perkembangan kasus virus Corona di Jakarta, Jumat 13 Maret 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

    TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta tim gugus tugas meniru kebijakan yang telah dilakukan negara lain dalam menanggulangi virus Corona.

    Menurut mantan rektor Universitas Paramadina itu, banyak negara yang telah berhasil menanggulangi penyebaran wabah Corona.

    "Saya minta kepada semua untuk merujuk kepada pengalaman kota-kota lain yang pernah mengalami, sehingga tidak perlu kita melakukan reinventing the will," kata Anies dalam video rapat yang dibagikan melalui akun Youtube Pemprov DKI. Rapat gugus tugas diadakan pada Senin, 16 Maret lalu.

    Anies berujar Jakarta bukan kota pertama yang menghadapi virus asal Cina itu. Negara tetangga seperti Singapura juga merasakan wabah virus itu dan berhasil menanggulanginya. Di utaranya, kata dia, Jepang juga terjangkit virus ini. "Tiongkok merasakan. Korea merasakan. Ambil cara-cara mereka, belajar dari cara-cara mereka."

    Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu menuturkan Singapura dalam dua bulan menanggulangi Covid-19 jumlah orang yang meninggalnya tidak ada. Karena Indonesia tidak bertindak cepat, maka penularan cepat dan memakan korban jiwa.

    "Ini karena kita tidak bertindak cepat dari kemarin-kemarin," ujarnnya. "Ya sudah, Sekarang yang sudah lewat, sudah lewat. Kita tidak boleh menyalahkan satu sama lain. Tapi kita dalam posisi tidak bisa lambat di sini."

    Anies meminta dalam mengatur semua kebijakan atau rencana harus meminta pertimbangan dari orang yang ahli di bidang medis. Sebab, mereka yang mengetahui langkah terbaik dalam mencegah penularan virus ini. "Jangan tanya yang bidang lain. Karena ini, kalau pertempuran, tanyanya kepada infantrinya nih, yang perangnya nih," ujarnya.

    "Yang perang paling depan siapa? Tenaga medis. Mereka ceritakan, langkahnya apa, tindakan baiknya apa, kita lakukan," ucap Anies menambahkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.