Pemilihan Wagub: DPRD DKI Siapkan Protokol Covid-19 Bagi Tamu

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Petugas memeriksa suhu tubuh dan identifikasi santri Pondok Pesantren Lirboyo di check point pemeriksaan pendatang masuk perbatasan Trenggalek di Terminal Durenan, Trenggalek, Jawa Timur, Senin 30 Maret 2020. Pemeriksaan pendatang dan penumpang angkutan umum/pribadi tersebut dilakukan di tiga akses utama menuju Kabupaten Trenggalek dengan tujuan mencegah paparan wabah COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) ke wilayah tersebut. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko

    Petugas memeriksa suhu tubuh dan identifikasi santri Pondok Pesantren Lirboyo di check point pemeriksaan pendatang masuk perbatasan Trenggalek di Terminal Durenan, Trenggalek, Jawa Timur, Senin 30 Maret 2020. Pemeriksaan pendatang dan penumpang angkutan umum/pribadi tersebut dilakukan di tiga akses utama menuju Kabupaten Trenggalek dengan tujuan mencegah paparan wabah COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) ke wilayah tersebut. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta menyatakan telah menyiapkan protokol Covid-19 atau pemeriksaan berlapis dalam proses Pemilihan Wakil Gubernur DKI di tengah pandemi Corona. Paripurna Pemilihan Wagub DKI dijadwalkan bergulir pada Senin, 6 April 2020.

    Anggota Panitia Pemilihan atau Panlih Wagub DKI, S Andyka, mengatakan pemeriksaan berlapis untuk memastikan anggota dewan dan tamu yang datang saat paripurna berada dalam kondisi sehat. Wagub DKI yang bakal dipilih dalam paripurna hari ini adalah Nurmansjah Lubis yang diusung Partai Keadilan Sejahtera dan Ahmad Riza Patria dari Gerindra.

    "Kami juga akan menjalani protokol dari Dinas Kesehatan dan kepolisian untuk menerapkan sosial dan physical distancing," kata Andyka saat dihubungi, Senin, 6 April 2020.

    Pemeriksaan pertama bakal dilakukan di kendaraan yang masuk ke gedung DPRD DKI. Kendaraan yang masuk bakal disemprot dengan cairan disinfektan. Setelah kendaraan masuk, tamu ataupun dewan bakal dimonitor dengan pengukur suhu tubuh dari jarak jauh. "Jadi sebelum masuk lobi DPRD, kami sudah periksa," ucapnya. Saat tamu mau masuk lobi gedung akan menjalani pemeriksaan suhu tubuh kembali dengan Thermogun.

    Usai pemeriksaan suhu tubuh, tamu dan dewan bakal diberikan masker dan sarung tangan sekali pakai. Tamu undangan bakal kembali menjalani pemeriksaan dengan masuk ke dalam bilik disinfektan yang disiapkan di lobi gedung. "Setelah itu baru melewati metal detektor sebelum masuk ruang paripurna," kata Andyka.

    Selain itu, Panlih juga telah membatasi tamu yang masuk ke ruang paripurna. Bahkan, anggota dewan pun bakal masuk bergelombang saat paripurna pemilihan wagub.

    Gelombang pertama, tutur dia, Panlih hanya mengizinkan 54 anggota dewan yang akan mengikuti proses pemilihan dan ditambah lima anggota dewan. Total legislator Kebon Sirih mencapai 106 orang.

    Tamu undangan yang datang pun, menurut Andyka, juga dibatasi hanya 23 orang dari unsur forum koordinasi pimpinan daerah. "Di dalam ruang paripurna tidak lebih dari 100 orang," sebut dia. 

    Sedangkan, anggota dewan lainnya bakal menunggu proses Pemilihan Wagub DKI di dua ruangan, yakni ruang serbaguna dan Komisi C. "Di dua ruang itu kapasitasnya 100 orang lebih, tapi dibatasi hanya 23-24 orang untuk transit sambil menunggu giliran proses pemilihan," ujar Andyka.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Hakim MK Terbelah dalam Putusan Uji Materil UU Cipta Kerja

    Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji formil UU Cipta Kerja. Ada dissenting opinion.