Percobaan Perampokan di Kalideres, Pelaku Matikan Listrik Rumah Korban

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pencurian atau pembobolan rumah. Baraondanews.it

    Ilustrasi pencurian atau pembobolan rumah. Baraondanews.it

    TEMPO.CO, Jakarta - Percobaan perampokan terjadi di sebuah rumah di Perumahan Citra 2 Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat pada Rabu dini hari, 6 Mei 2020. Dalam melakukan aksinya, pelaku berinisial HO, 42 tahun, diduga memutus aliran listrik rumah korban.

    "Pelaku lebih dahulu mematikan tombol MCB (mini circuit breaker) sebelum beraksi sehingga aliran listrik rumah korban mati," ujar Kapolsek Kalideres Komisaris Indra Maulana secara tertulis, Jumat, 8 Mei 2020.

    Menurut Indra, aksi perampokan tersebut mendapatkan perlawanan dari penghuninya. Seorang penghuni, kata dia, mengalami luka setelah berduel dengan perampok. Tidak ada harta benda yang berhasil dibawa pelaku.

    Mendapat informasi itu, Indra mengatakan petugas kemudian mendatangi rumah korban untuk mengumpulkan bukti dan meminta keterangan saksi. Tidak sampai 1 x 24 jam, kata dia, pelaku berinisial HO yang berprofesi sebagai buruh harian ditangkap.

    "Pelaku bekerja merenovasi bangunan di sebelah rumah korban," ujar Indra.

    Menurut dia, proses identifikasi pelaku dibantu oleh anjing pelacak. Menurut dia, petugas menemukan sidik jari pelaku di tembok rumah korban.

    "Setelah mendapatkan hasil sidik jari tersebut kemudian kami mencocokkan dengan pekerja bangunan yang sedang merenovasi tepat di sebelah rumah korban dan hasilnya tersebut mirip dengan salah satu pekerja bangunan tersebut," kata Indra.

    Menurut Indra, alasan HO merampok karena terdesak kebutuhan ekonomi. Polisi menetapkannya sebagai tersangka dengan Pasal 53 juncto 365 dan atau pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setelah Wabah Virus Corona, Pemerintah Kini Waspadai Flu Babi

    Di tengah wabah virus corona, pemerintah Indonesia kini mewaspadai temuan strain baru flu babi. Flu itu pertama kali disinggung pada 29 Juni 2020.