Ibu Melahirkan di Semak-semak di Cengkareng, Bayinya Dipindahkan

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi melahirkan. Shutterstock

    Ilustrasi melahirkan. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Wahati, 41 tahun, seorang ibu tunawisma melahirkan seorang bayi di semak-semak kawasan West One Cengkareng. Kini sang bayi dirawat di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya I Kedoya, Jakarta Barat.

    Koordinator Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Barat Amirullah mengatakan, bayi tersebut sempat dibawa ke RSUD Cengkareng untuk pemeriksaan kesehatan.

    "Setelah dicek oleh dokter, bayi tersebut dalam kondisi sehat dan tidak perlu dirawat inap di rumah sakit," kata Amirullah di Jakarta, Rabu, 10 Juni 2020.

    Bayi tersebut dilahirkan Wahati di semak-semak gubuknya yang kecil dan kumuh, tanpa satupun bantuan tenaga medis.

    Ari-ari bayi tersebut sempat akan dipotong sendiri dengan pisau "cutter" berkarat oleh ibunya, namun kemudian dilarikan ke rumah sakit oleh personel Babinkamtibmas dan Babinsa.

    Amirullah mengatakan  bayi tersebut dirawat di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya I Kedoya, lantaran sang ibu menyatakan tak sanggup membesarkan buah hatinya.

    "Alasannya karena faktor ekonomi ibunya serta melihat kondisi ibunya yang diduga alami depresi maka bayinya dirujuk ke panti sosial untuk mendapatkan pelayanan dan perawatan lebih lanjut," kata Amirullah.

    Saat ini Wahati masih menjalani perawatan di Puskesmas Cengkareng, setelah melahirkan bayinya.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.