Lucinta Luna Berkelit Soal Kepemilikan Ekstasi di Tong Sampah

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persidangan Ayluna Putri alias Lucinta Luna secara virtual atas dugaan penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu 27 Mei 2020. Lucinta dijerat dengan Pasal 60 ayat 2 dan Pasal 62 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika. Tempo/Nurdiansah

    Persidangan Ayluna Putri alias Lucinta Luna secara virtual atas dugaan penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu 27 Mei 2020. Lucinta dijerat dengan Pasal 60 ayat 2 dan Pasal 62 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika. Tempo/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Selebritas Lucinta Luna menjalani sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu, 29 Juli 2020.

    Dalam persidangan, Lucinta berkelit soal kepemilikan ekstasi yang ditemukan petugas di tong sampah.

    "Itu bukan punya saya yang mulia. Saya tidak tahu itu punya siapa," kata Lucinta dalam persidangan virtual kemarin.

    Lucinta Luna mengaku tidak lagi mengonsumsi ekstasi yang ditemukan polisi saat penggerebekan di apartemennya. Ia mengaku berhenti setelah tiga kali pernah menggunakannya pada tahun 2018 dan 2019.

    Jaksa Penuntut Umum menanyakan dari hasil uji rambut yang menunjukkan positif methylenedioxymethametamphetamine (MDMA) atau kandungan di dalam ekstasi yang dikonsumsinya.

    Dalam persidangan, Lucinta Luna mengakui dirinya sudah tiga kali menggunakan ekstasi dalam jangka waktu yang berjauhan, saat ditanya oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

    Dia mengonsumsi narkoba itu pertama kali pada November 2018, kemudian Lucinta kembali memakai ekstasi di akhir 2018.

    Terakhir Lucinta Luna memakai ekstasi di akhir 2019.

    "Saya tidak ingat persis. Namun terakhir pakai November 2019 ketika di Malaysia," ujar Lucinta kepada JPU.

    Lucinta Luna pada persidangan mengaku terpaksa berbohong di dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), karena ketakutan saat diperiksa sehingga mengakui pil ekstasi di tong sampah merupakan miliknya.

    "Saat itu saya ketakutan. Akhirnya saya akui itu milik saya," kata Lucinta Luna.

    Dalam pengakuan di Berita Acara Pemeriksaan polisi dan dakwaan JPU, Lucinta Luna mengaku mendapatkan pil ekstasi itu dari seseorang di sebuah kafe di Jakarta Selatan.

    Namun pil yang sempat dicicipinya itu dibuang ke tong sampah, karena rasanya tidak enak.

    Dalam sidang tersebut, Lucinta Luna tidak mengakui kronologi barang bukti tersebut dalam dakwaan JPU yang telah dibacakan di persidangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hati-hati, Ada 5 Tempat Rawan Penularan Virus Corona di Kantor

    Penelitian mengumpulkan daftar lima titik risiko penyebaran Covid-19 di kantor. Sejumlah titik penularan virus corona sering kita abaikan.