Bima Arya Teruskan Jam Malam di Bogor, Pambo: Sangat Disayangkan

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pekerja seni Bogor melakukan aksi menentang kebijakan Pemerintah Kota Bogor yang melakukan  pembatasan jam malam untuk mencegah penyebaran copid 19 di Bogor, 3 September 2020. Para pekerja senii ini menolak pembatasan jam malam karena menutup pendapatan mereka dan meminta pemda Bogor membatalkan kebijakan pembatasan jam malam. Tempo/Amston Probel

    Sejumlah pekerja seni Bogor melakukan aksi menentang kebijakan Pemerintah Kota Bogor yang melakukan pembatasan jam malam untuk mencegah penyebaran copid 19 di Bogor, 3 September 2020. Para pekerja senii ini menolak pembatasan jam malam karena menutup pendapatan mereka dan meminta pemda Bogor membatalkan kebijakan pembatasan jam malam. Tempo/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Persatuan Musisi Bogor atau Pambo, Ahmad Zulfikar alias Joker menyayangkan langkah pemerintah memperpanjang jam malam.

    Menurutnya, panggung atau gigs reguler di malam hari adalah sumber keuangan tetap bagi ratusan musisi yang dinaungi Pambo.

    “Sangat disayangkan, padahal aksi kami kemarin menuntut untuk dihapuskannya jam malam,” kata Ahmad ketika dihubungi Tempo, Selasa 15 September 2020.

    Sebenarnya, Pemerintah Kota Bogor telah menjanjikan sejumlah instansi, hotel dan restoran untuk memberi panggung bagi para musisi yang terdampak jam malam hinggga Jumat, 11 September 2020. Namun, menurut Ahmad, kebijakan itu tidak efektif.

    “Faktanya tidak semua instansi bisa menampung musisi Pambo, di samping itu anggaran per instansi hanya 500 ribu,” kata dia. Perlu diketahui, Pambo menaungi sekitar 100 musisi di Kota Bogor.

    Ahmad juga bercerita, telah banyak musisi yang menjual peralatan musiknya karena tidak adanya pemasukan reguler, yakni gigs malam. “Padahal alat kan senjata mereka cari nafkah,” kata dia.

    Ahmad mengatakan belum ada rencana untuk beraudiensi dengan Wali Kota Bogor Bima Arya. “Kami udah pada capek sih mas, percuma teriak teriak ke pemerintah,” kata dia.

    Sebelumnya, Bima Arya memutuskan melanjutkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro hingga 29 September 2020. Jam operasional di malam hari dibatasi hanya sampai pukul 20.00.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Badan Sering Lemas, Waspada 7 Penyakit ini

    Jangan anggap sepele badan sering lemas. Kondisi tersebut bisa jadi salah satu indikasi dari adanya gangguan atau penyakit tertentu dari yang rin