Renovasi Gereja dan Masjid Kuno, Wagub DKI: Untuk Kawasan Wisata Religi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jumat, 9 Oktober 2020. TEMPO/ Achmad Hamudi Assegaf

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jumat, 9 Oktober 2020. TEMPO/ Achmad Hamudi Assegaf

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta tengah menggodok program kawasan wisata religi di Ibu Kota. Wakil Gubernur atau Wagub DKI Ahmad Riza Patria menyebut salah satu realisasi program tersebut dengan merenovasi sejumlah gereja dan masjid.

    "Untuk kawasan religi sudah disusun programnya," kata dia kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat, 23 Oktober 2020.

    Pria yang akrab disapa Ariza itu memaparkan perbaikan tempat ibadah akan berjalan di Gereja Immanuel, Masjid Luar Batang, Masjid Al Alam, dan Masjid Al Mansur.

    Gereja Immanuel terletak di kawasan Gambir, Jakarta Pusat. Gereja ini dibangun pada 1835 yang merupakan rancangan J.H. Horst.

    Adapun Masjid Luar Batang terletak di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Masjid ini kerap dikunjungi para peziarah karena di dalam kompleks masjid tersebut terdapat makam Al Habib Husein bin Abubakar Alaydrus.

    Masjid kuno lainnya adalah Masjid Al Alam yang ada di kawasan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Masjid ini diperkirakan berdiri sejak abad 16. Lokasinya tak terlalu jauh dari tempat wisata Rumah Si Pitung.

    Masjid Al Mansur juga selama ini menjadi destinasi wisata religi bagi umat Islam di Ibu Kota. Masjid yang terletak di Jalan Sawah Lio, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat itu sarat nilai sejarah, karena tempat ini dulu digunakan sebagai markas pejuang kemerdekaan di sekitar Tambora yang dipimpin KH Muhammad Mansur.

    Riza Patria berharap renovasi bakal memicu para wisatawan berkunjung ke kawasan religi di Jakarta tersebut.

    "Kita tahu ada wisatawan religi yang datang berkunjung ke beberapa daerah dan tentu kami harap juga bisa berkunjung ke Jakarta," ujar politikus Partai Gerindra ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Gotong Royong Solid Di Masa Sulit Untuk Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia

    Kemendikbud mengajak untuk bergotong royong dan bekerja sama memastikan pembelajaran tetap berlangsung walaupun peserta didik tidak dapat hadir.