Buntut Kerumunan Rizieq, Kapolda Jawa Timur Ditunjuk Jadi Kapolda Metro Jaya

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana usai mengadakan pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Pangdam Jaya Mayor Jenderal Dudung Abdurachman pada Senin, 26 Oktober 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana usai mengadakan pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Pangdam Jaya Mayor Jenderal Dudung Abdurachman pada Senin, 26 Oktober 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Mabes Polri menunjuk Kapolda Jawa Timur Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran sebagai Kapolda Metro Jaya yang baru menggantikan Inspektur Jenderal Nana Sudjana. Penggantian pucuk pimpinan Polda Metro Jaya itu tertuang dalam Telegram Rahasia 3222/XI/KEP./2020.

    "Irjen Pol Nana Sudjana diangkat dalam jabatan sebagai koordinator staf ahli Kapolri," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono di kantornya, Jakarta Selatan, Senin, 16 November 2020. 

    Adapun penyebab Mabes Polri mencopot Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dari jabatannya, kata Argo, karena membiarkan adanya kerumunan acara Rizieq Shihab di tengah pandemi Covid-19. Kerumunan tersebut melanggar protokol kesehatan. 

    Sebelumnya, pemimpin FPI Rizieq Shihab menggelar acara Maulid Nabi di Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat pada Sabtu kemarin. Acara yang juga disertai akad pernikahan anak Rizieq Shihab, Najwa Shihab, dihadiri oleh ribuan orang. 

    Pemprov DKI Jakarta melalui surat resmi Satpol PP bernomor 2250/-1.75 yang ditujukan kepada Rizieq Shihab selaku penyelenggara pernikahan dan FPI sebagai panitia penyelenggara acara Maulid Nabi Muhammad SAW, menjatuhi hukuman denda Rp 50 juta. 

    Baca juga: Lemkapi: Rizieq Shihab Abai Protokol, Pemerintah Tak Lindungi Warga dari Wabah

    Selain mengangkat Mohammad Fadil Imran sebagai Kapolda Metro Jaya yang baru, Mabes Polri mengisi jabatan Kapolda Jawa Timur yang ditinggalkan Fadil dengan menunjuk Inspektur Jenderal Nico Afinta yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Selatan. Pencopotan dan penggantian Kapolda Metro Jaya itu bersifat segera setelah TR dikeluarkan Mabes Polri. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.