Abu Bakar Baasyir Sakit, Kini Dirawat di RSCM

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kuasa hukum capres Joko Widodo dan Maruf Amin, Yusril Ihza Mahendra (kanan) mengunjungi narapidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir (kiri) di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Jumat 18 Januari 2019. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    Kuasa hukum capres Joko Widodo dan Maruf Amin, Yusril Ihza Mahendra (kanan) mengunjungi narapidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir (kiri) di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Jumat 18 Januari 2019. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    TEMPO.CO, Jakarta - Terpidana terorisme Abu Bakar Baasyir kembali dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya kembali melemah. Kepala Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur Mujiarto, mengatakan Abu Bakar Baasyir direkomendasikan dirawat di rumah sakit setelah pemeriksaan dokter Lapas.

    "Benar. Dia sudah dirawat di RSCM sejak Senin," kata Mujiarto ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat 27 November 2020.

    Mujiarto mengatakan, ini bukan kali pertama Abu Bakar Baasyir dilarikan ke rumah sakit. Menurut Mujiarto,sejak 2017 Pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia itu, sudah hampir lima kali mendapat perawatan atau harus dirawat di rumah sakit.

    Baca juga: Abu Bakar Baasyir Minta Asimilasi Pakai Alasan Wabah Corona

    Penyebabnya adalah komplikasi penyakit yang menderanya. "Dulu sempat sakit keras, sampai kakinya bengkak-bengkak. Maklum dia juga kan sudah tua, 80 tahun lebih," kata Mujiarto.

    Saat dikonfirmasi adanya gejala Covid-19, Mujiarto menyebut sangat jauh kemungkinan Abu Bakar Baasyir terpapar virus corona itu. Sebab, menurut Mujiarto, pendiri pondok pesantren Islam Al'Mumin itu ditahan dalam sel seorang diri.

    Mujiarto mengatakan laporan update informasi dari petugas yang menjaga Baasyir di RSCM, disebutkan kondisi Baasyir mulai membaik. "Beliau di RS dijaga petugas kami, juga dari Densus dan Brimob Polda Jabar. Infonya kini membaik," kata Mujiarto.

    Mujiarto mengatakan untuk antisipasi adanya penyebaran dan penularan Covid-19 di Lapas Gunung Sindur, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sejak Kamis 26 November menggelar swab test massal bagi petugas dan penghuni Lapas.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.