Wali Kota Jakarta Selatan Targetkan Banjir dan Genangan Surut Dalam 6 Jam

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali meninjau stand Suku Dinas Kesehatan dalam kegiatan simulasi Kampung Siaga Bencana di Kelurahan Pengadegan, Jakarta Selatan, Kamis (3/12/2020) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

    Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali meninjau stand Suku Dinas Kesehatan dalam kegiatan simulasi Kampung Siaga Bencana di Kelurahan Pengadegan, Jakarta Selatan, Kamis (3/12/2020) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali menargetkan genangan dan banjir di wilayahnya bisa diatasi dengan cepat sehingga surut dalam waktu enam jam.

    "Kita berharap bisa menyelesaikan genangan itu dalam enam jam, sudah surut," kata Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali di Kelurahan Pengadegan, Kamis 3 Desember 2020.

    Jakarta Selatan telah melakukan persiapan untuk mengantisipasi banjir di musim hujan tahun ini. Mulai dari pengerukan saluran air dan waduk di sejumlah wilayah, serta program gerebek lumpur di kali.

    Upaya lainnya membentuk Kampung Siaga Bencana, dengan percontohan di Kelurahan Pengadegan, Kecamatan Pancoran. 

    Meski telah melakukan berbagai persiapan, Marullah berharap tidak ada bencana banjir dan memastikan warga selamat ketika bencana terjadi.

    "Ketika terjadi genangan, kita berharap bisa menyelesaikan genangan itu dalam enam jam surut, setelah air tidak mengalir lagi ke lokasi," kata Marullah.

    Upaya lainnya adalah pengerahan penyedot air agar genangan dan banjir yang terjadi di sejumlah wilayah dapat tertangani dalam enam jam.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.