Anies Baswedan Donorkan Plasma Darahnya Sebagai Penyintas Covid-19

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ditemani petugas medis yang memakai hazmat saat berolahraga di rumah dinas Gubernur di Jakarta, Kamis, 3 Desember 2020. Usai terkonfirmasi positif Covid-19 Anies Baswedan melakukan isolasi dengan berolahraga dan membaca buku di rumah dinas. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ditemani petugas medis yang memakai hazmat saat berolahraga di rumah dinas Gubernur di Jakarta, Kamis, 3 Desember 2020. Usai terkonfirmasi positif Covid-19 Anies Baswedan melakukan isolasi dengan berolahraga dan membaca buku di rumah dinas. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendonorkan plasma darahnya untuk pasien Covid-19 bergejala berat atau kritis. Anies juga mengajak para penyintas Covid-19 untuk mendonorkan plasma darah untuk terapi plasma konvalesen.

    "Terapi plasma darah konvalesen ini merupakan terapi yang efektif untuk mempercepat kesembuhan pasien Covid-19," kata dia dalam siaran pers, Kamis, 14 Januari 2021.

    Ajakan ini dilontarkan saat Anies mendonorkan plasma darahnya di markas Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta, Jalan Kramat Raya, Kramat, Senen, Jakarta Pusat pada Rabu, 13 Januari 2021.

    Plasma konvalesen merupakan plasma darah dari pasien Covid-19 yang telah sembuh 14 hari. Syarat donor plasma darah ini, selain pernah terpapar Covid-19, pendonor tak pernah ditransfusi dan lebih diutamakan laki-laki.

    Sebelum mendonorkan darahnya, donor plasma konvalesen harus benar-benar memastikan tubuhnya bebas Covid-19 dengan melakukan satu kali tes swab PCR.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.